renungan-20-maret-2016-tetap-teguh

TETAP TEGUH

Bacaan Alkitab Setahun:
Lukas 1:1-20
Ayat Emas
Ujilah dirimu sendiri, apakah kamu tetap tegak di dalam iman.
(2 Kor.13:5a)

Basuki Tjahaja Purnama, yang akrab disapa Ahok adalah putra pertama dari Alm. Indra Tjahaja Purnama (Zhong Kim Nam) dan Buniarti Ningsing (Bun Nen Caw). Ia lahir di Belitung Timur, Bangka Belitung pada tanggal 29 Juni 1966.

Ahok memiliki tiga orang adik, yaitu Basuri Tjahaja Purnama (dokter PNS dan Bupati di Kabupaten Belitung Timur), Fifi Lety (praktisi hukum), Harry Basuki (praktisi dan konsultan bidang pariwisata dan perhotelan). Keluarganya adalah keturunan Tionghoa-Indonesia dari suku Hakka (Kejia).

Masa kecil Ahok lebih banyak dihabiskan di Desa Gantung, Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur, hingga selesai menamatkan pendidikan sekolah menengah tingkat pertama. Setamat dari sekolah menengah pertama, ia melanjutkan sekolahnya di Jakarta. Sekalipun demikian, ia selalu berlibur ke kampung halaman.

Berkat kerja keras dan dedikasinya, Ahok menjadi Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta. Ia memperoleh penghargaan sebagai Tokoh Anti Korupsi dari unsur penyelenggara negara dari Gerakan Tiga Pilar Kemitraan, yang terdiri dari Masyarakat Transparansi Indonesia, KADIN dan Kementerian Negara Pemberdayaan Aparatur Negara, pada tanggal 1 Februari 2007. Ia dinilai berhasil menekan semangat korupsi pejabat pemerintah daerah, antara lain dengan tindakannya mengalihkan tunjangan bagi pejabat pemerintah untuk kepentingan rakyat, yaitu untuk penyelenggaraan pelayanan kesehatan dan pendidikan gratis bagi masyarakat Belitung Timur. Ia juga terpilih menjadi salah seorang dari 10 tokoh yang mengubah Indonesia, yang dipilih oleh Tempo. Anugerah Seputar Indonesia (ASI) 2013 memberikannya gelar Tokoh Kontroversial.

Meski banyak orang yang tidak menyukainya, Ahok tetap memiliki keteguhan hati untuk melakukan tugasnya dengan baik, dan menjadi teladan bagi anak-anak Tuhan.

Keteguhan hati adalah syarat utama untuk mewartakan kebenaran Firman Tuhan.
Doaku:
“Tuhan Yesus, teguhkan hatiku untuk bisa menyatakan kebenaran-Mu dalam hidupku. Kuatkan aku untuk membela yang benar. Amin.”

Photo Credit: pixabay.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *