renungan-09-maret-2016-jatuh-untuk-bangkit

JATUH UNTUK BANGKIT

Bacaan Alkitab Setahun:
Markus 11:19-33
Ayat Emas
Aku tenggelam ke dalam rawa yang dalam, tidak ada tempat bertumpu; aku telah terperosok ke air yang dalam, gelombang pasang menghanyutkan aku.
(Mzm.69:3)

Dalam ilmu psikologi, ada sebuah problem pada remaja.Problem itu dikenal dengan sebutan “kenakalan remaja”.

Remaja memiliki banyak masa kritis dalam fase kehidupannya.Masa remaja merupakan masa transisi dari masa anak-anak pada tahap pertumbuhan menuju dewasa. Oleh karena banyaknya problem tersebut, remaja sering mengalami masa galau, merasa sangatterpuruk,saat mereka bertemu dengan masalah yang bagi mereka terlampau berat.Merasa terpuruk dalam kesedihan, merasa terdampar disuatu tempat yang asing, dan merasakan kesendirian.

Kerygmers, dari fakta tersebut,kamu dapat melihat bahwa masa remaja adalah masa yang masih labil, mudah terombang-ambingdalam ombak dan badai kehidupan, sehingga berpotensi menjatuhkan kamu, jika kurang berhati-hati dalam pergaulan.

Jadi di usiamu sekarang ini, jangan kaget semisal mama atau papamu sering kali berteriak mengingatkanmu. Bukan berarti mereka suka melarang-larang kamu melakukan sesuatu, terlalu protektif atau pelit. Sesungguhnya mereka juga sangat mengkhawatirkanmu.

Jika mungkin ada di antara kamu, yang saat ini terjatuh, segeralah bangkit. Jangan terpuruk semakin dalam dengan kesalahan yang kamu perbuat. Mungkin kamu butuh pertolongan untuk bangkit, segeralah kamu mendapatkannya. Kamu bisa meminta pertolongan pada orang-tuamu, guru, gembalamu, seseorang yang dapat kamu percaya dan pada Tuhan Yesus. Kamu tidak dapat melakukannya sendiri, jadi jangan paksakan dirimu, agar kamu tidak tenggelam semakin dalam pada keterpurukan yang kamu alami.

Tuhan Yesus mengasihimu dan merindukan kamu mau mengungkapkan rahasia terdalam dalam hidupmu kepada-Nya, agar Dia memberikan pertolongan yang tepat bagimu. Yuk, bangkit!

Saat terjatuh, bukan masalah jatuh yang menjadi fokus utama hidup kita, melainkan bagaimana cara bangkit dari semua itu.
Doaku:
“Tuhan Yesus,aku mau menjadi remaja yang berkarakter seperti-Mu. Mampukan aku untuk mengubah yang buruk menjadi berkenan bagi-Mu. Amin.”

Photo Credit: harvestchapelchurch.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *