renungan-04-maret-2016-bahasa-air-mata

BAHASA AIR MATA

Bacaan Alkitab Setahun:
Markus 9:1-29
Ayat Emas
Menjauhlah dari padaku, kamu sekalian yang melakukan kejahatan, sebab TUHAN telah mendengar tangisku;
(Mzm. 6:9)

Heidi merasa tidak nyaman berada di kelas barunya. Baru sebulan yang lalu guru wali kelasnya memindahkannya ke kelas percobaan ini. Kelas percobaan adalah kelas yang berisi murid-murid dari bermacam-macam kelas, yang dinilai memiliki kemampuan lebih dibandingkan murid-murid yang lainnya.

Bukan hanya karena terpisah dari para sahabatnya, Heidi juga tidak begitu nyaman dengan teman-teman di kelas barunya ini, yang memandang remeh dan rendah pada kemampuannya.

“Sabar ya, Heidi,” ucap Sarah, sahabatnya, saat mereka bertemu di kantin sekolah.
“Tapi, Sar…gimana aku bisa belajar dengan nyaman, kalau semua teman-teman di kelas meremehkanku?” ucap Heidi dengan sedih. Tak terasa air matanya menetes. Sarah dan Amel yang melihatnya ikut merasa sedih, dengan apa yang dialami temannya.
“Tahan ya, Heidi…aku dengar dari Bu Puji, kelas percobaan itu hanya untuk semester ini saja kok. Tetaplah bersemangat belajar. Jangan tunjukkan pada mereka air matamu, tapi tunjukkan pada mereka bahwa kamu juga mampu berprestasi. Ingatlah, bukankah setiap istirahat siang kita semua masih bisa bertemu? Tuhan Yesus juga tidak akan meninggalkanmu sendiri,” ucap Amel.

Sejak saat itu semangat Heidi kembali bergelora. Ia bersyukur memiliki sahabat-sahabat yang baik, yang tetap mendukungnya. Ia tak lagi mau menganggap pendapat orang lain yang meremehkan dirinya, menjadikannya lemah. Ia hanya memandang pada pertolongan Tuhan Yesus.

“Heidi, selamat ya…! Aku dengar kamu menjadi yang terbaik di kelas percobaan itu. Akhirnya mereka tak lagi memandangmu remeh!” ucap Sarah.

Tuhan Yesus, terlebih mengetahui air mata dan isi hatimu. Ia mendengarkan permohonanmu dan menjawab doa-doamu. Terus andalkanlah Dia dalam hidupmu.

Dia mengerti tetesan air mata, Dia mampu mengubahkannya menjadi sukacita.
Doaku:
“Tuhan Yesus, terima kasih, karena Engkau telah mengubahkan air mataku dengan sukacita dari-Mu. Amin.”

Photo Credit: arshmanwalls.in

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *