renungan-02-maret-2016-ada-masa-bahagia

ADA MASA BAHAGIA

Bacaan Alkitab Setahun:
Markus 8:1-21
Ayat Emas
….kamu akan berdukacita, tetapi dukacitamu akan berubah menjadi sukacita.
(Yoh.16:20b)

Usia kandungan ibu telah memasuki Sembilan bulan. Beberapa waktu lagi ibu akan melahirkan. Tasya yang melihat hal itu, semakin rajin membantu ibunya. “Ibu pasti capek, bawa adik ke mana-mana. Sini, biar Tasya saja yang masak, Ibu istirahat saja di kamar,” ucap Tasya suatu hari.

Ya, hampir sembilan bulan Ibu Tasya membatasi segala geraknya, lebih berhati-hati untuk menjaga kandungannya. Dokter telah mengingatkan kandungan ibu rawan keguguran, makanya ibu harus selalu berhati-hati. Bisa kamu bayangkan, dulu ibu sangat aktif bergerak, memasak, membersihkan rumah, memberikan les pada beberapa anak di rumah. Sejak dokter memperingatkan ibu, maka otomatis ibu lebih berhati-hati. “Kasihan, Ibu…pasti Ibu sangat lelah dan menderita dengan keadaannya.”

Hingga tiba saatnya ibu melahirkan. Kecemasan yang dulu hinggap di wajah ibu telah hilang, berganti dengan senyuman suka cita yang terus menerus dipancarkan. “Tasya, adikmu telah lahir. Puji Tuhan!” ucap Ibu bahagia.

Kerymers, memang ada kalanya kita merasakan penderitaan, kecemasan dan kekhawatiran dalam hidup. Tapi saat kita mampu melewatinya dan terus mengandalkan pertolongan Tuhan Yesus, maka segala penderitaan itu pun berubah menjadi sebuah kebahagiaan. Ada masa untuk berbahagia.

Hidup bersama Tuhan Yesus pun demikian adanya. Ada kalanya kamu dikucilkan orang lain karena kamu menjadi pengikut Dia. Tapi jika kamu mau melewati penderitaan itu, dan terus berjuang setia mengasihi-Nya, kelak kamu pun akan mendapatkan suka cita yang tiada tandingannya, yakni hidup kekal bersama Dia. Yuk, tetap bertahan dalam penderitaan dan jangan patah semangat!

Selalu ada sukacita dibalik dukacita. Arahkanlah hidupmu untuk meraih kebahagiaan sejati.
Doaku:
“Tuhan Yesus,tolonglah aku untuk melewati masa-masa sulit dalam hidupku. Tolong aku untuk dapat terus setia dan mengandalkan pertolongan-Mu. Amin.”

Photo Credit: positivepathway.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *