renungan-24-februari-2016-yg-terutama

YANG TERUTAMA

Bacaan Alkitab Setahun:
Markus 5:1-20
Ayat Emas
Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.
(Mat. 22:37)

“Dave, anterin mama ke pasar ya?”
“Ah, Mama,kan bisa naik becak.”
“Ini gerimis lho.”
“Bawa payung saja, Ma.”
Sejenak kemudian,…
“Bro, jemput aku sekarang ya!” bunyi SMS di HP Dave.
“Ok. OTW.”

Coba bayangkan! Mama Dave sudah tinggal dengannya sejak kecil. Bahkan mengandungnya selama 9 bulan 10 hari dan merasakan sakitnya persalinan. Memberikan makan dan kasih sayang saat Dave tumbuh. Tapi apa balasan Dave? Hanya untuk mengantar mamanya ke pasar saja tidak mau.

Sedang saat temannya minta sesuatu pasti langsung segera dituruti. Padahal kalau dibandingkan pakai logika, kenalnya lebih lama mana sih, antara teman dan mamanya? Kok lebih care kepada seseorang yang baru dikenal daripada pada mama, yang setia menemaninya sampai sekarang.

Terkadang kita belum dapat memprioritaskan apa yang terpenting dalam hidup kita. Segala waktu dan tenaga dicurahkan untuk teman. Tapi tunggu dulu, saat nanti temanmu tidak setia, bagaimana rasanya? Kecewa bukan? Dan pasti langsung sadar betapa besarnya kasih dan kesetiaan seorang mama yang selama ini kita abaikan.

Tuhan Yesus merupakan pribadi yang setia, yang melebihi apapun di muka bumi ini. Mengapa tidak kita prioritaskan kasih kita kepada-Nya? Dia tidak pernah melukai, tidak pernah berkhianat, dan tidak pernah gagal dengan kasih-Nya. Jadi belajarlah untuk mengasihi Tuhan terlebih dahulu, baru kemudian mengisihi diri sendiri dan sesama di sekitarmu.

Carilah prioritas dalam hidup, agar kita dapat menentukan langkah selanjutnya.
Doaku:
“Ya, Tuhan Yesus, ampunilah aku yang terkadang mengabaikan-Mu. Engkau setia dan selalu mengampuni. Aku mau selalu bersandar pada pertolongan-Mu. Amin.”

Photo Credit: www.pjnaijaexpress.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *