renungan-16-februari-2016-lebih-dari-pemenang

LEBIH DARI PEMENANG

Bacaan Alkitab Setahun:
Matius 27:51-66
Ayat Emas
Siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih Kristus? Penindasan atau kesesakan atau penganiayaan, atau kelaparan atau ketelanjangan, atau bahaya, atau pedang?
(Rm. 8:35)

Lebih dari pemenang,dalam s’gala perkara.
Iblis t’lah dikalahkan,oleh Kuasa darah-Nya.
Jika Allah di pihak kita,siapa dapat melawan.
Kita lebih dari pemenang!

Lagu ini mengalun merdu dari mulut Rina. Ini adalah salah satu lagu favoritnya. Dengan lantang dan penuh kepercayaan diri, dinyanyikannya lagu ini berulang kali.

Beberapa bulan yang lalu, Rina hampir saja down. Penyakit typus berkepanjangan yang dideritanya, membuatnya beberapa kali harus opname di rumah sakit. Tentu saja ia pun tertinggal jauh pelajaran di sekolahnya karena seringkali absen.

Beberapa teman dekat Rina, akhirnya membantu mencatatkan pelajaran yang diajarkan saat dia menjalani rawat inap di rumah sakit. Rina sendiri awalnya merasa putus asa, apakah ia mampu mengejar ketertinggalannya.

Sampai tiba saat ujian semester, penentuan kenaikkan kelas. Guru wali kelas memberi pemberitahuan pada Rina dan orang-tuanya. “Rina, pihak sekolah memberikan kesempatan padamu untuk mengikuti ujian susulan ini kepadamu, minggu depan. Tapi maaf, jika kamu gagal, maka terpaksa tahun depan kamu harus mengulang pelajaran di kelas yang sama alias tidak naik kelas.”

“Rina, kamu jangan sedih ya…Kamu hanya perlu meminta pertolongan dari Tuhan Yesus dan kita semua akan membantumu,” ucap Eva, sahabat baiknya. Rina tersenyum, ia percaya di dalam Tuhan Yesus ia akan mendapatkan pertolongan, meski saat itu ia merasakan kesesakan.

Puji Tuhan! Bersama Tuhan Yesus, akhirnya Rina mendapatkan pertolongan. Ia dapat melalui masa-masa sulitnya, bahkan dapat menjadi pemenang bagi dirinya sendiri, mengalahkan ketakutan akan kegagalannya.

Bukan orang lain yang menentukan keberhasilan kita, tapi semangat dari dalam diri kita untuk bangkit dari keterpurukan kita.
Doaku:
“Tuhan Yesus, seringkali segala perkara yang aku alami melemahkan imanku kepada-Mu. Aku mau terus belajar mengandalkan pertolongan pada-Mu, karena hanya Engkaulah yang mampu mengangkat segala rasa takut dan khawatirku. Amin.”

Photo Credit: packers.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *