renungan-14-februari-2016-memulihkan-luka

MEMULIHKAN LUKA

Bacaan Alkitab Setahun:
Matius 26:51-75
Ayat Emas
TUHAN itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya.
(Mzm. 34:19)

Rachel merasa sangat sedih, ketika ia tahu bahwa ia adalah anak adopsi dari keluarga Bapak Budyanto, yang selama ini telah dianggapnya sebagai orang-tuanya sendiri.

Bapak dan Ibu Budyanto, sangat baik terhadap Rachel, mengasihinya dengan tulus. Ia sendiri mulai dapat menerima status sebagai anak adopsi keluarga tersebut, andaikata Irfan, keponakan dari Pak Budyanto, tidak selalu mengejek dan menghinanya. Tanpa sadar Rachel termakan ejekan dan hinaan tersebut, sehingga ia menjadi rendah diri. Dulu ia yang adalah gadis periang, sekarang ibarat bunga yang mendadak layu. Tak banyak kata, tenggelam dalam kesedihan hatinya.

Ibunya yang mengetahui hal tersebut, akhirnya suatu hari mengajaknya berbicara. “Rachel sayang,…kamu memang bukan terlahir dari rahim ibu. Tapi percayalah, ibu sangat mengasihimu. Kamu bukan lagi orang lain bagi kami, tapi engkau adalah bagian dari keluarga ini,” ucap ibunya dengan kasih sayang. “Jika ada seseorang yang menghina dan mengejekmu, janganlah kamu patah hati, tapi serahkanlah dirimu pada Tuhan dalam doa-doamu, agar Tuhan Yesus sendiri yang memulihkan hatimu,”ucap ibunya lagi.

Kerygmers, tahukah kamu, saat kamu merasa patah hati, hancur hati dan merasa sendiri. Jangan biarkan kesedihan mengalahkanmu. Segeralah mencari pertolongan kepada Tuhan Yesus. Saat kamu mau diam dekat kepada-Nya, maka Dia pun tidak akan tinggal diam, membiarkanmu dalam kesedihan. Dia akan membangkitkanmu, memulihkan hatimu dan membuatmu lebih kuat dari waktu-waktu yang telah berlalu.

Percayalah, kasih sayang Tuhan Yesus yang mampu memulihkan kehidupanmu. Mengubahkan kesedihanmu menjadi sukacita.

Tak selamanya awan mendung menyelimuti bumi. Adakalanya angin berhembus dengan kencang dan menghalau kegelapan.
Doaku:
“Tuhan Yesus, aku mau bersandar di dekat-Mu, menyerahkan segala keluh kesahku. Tolong aku, ya, Bapa, agar aku dapat dipulihkan kembali. Dalam nama Tuhan Yesus. Amin.”

Photo Credit: pinterest.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *