renungan-02-februari-2016-jangan-lelah

JANGAN LENGAH!

Bacaan Alkitab Setahun:
Matius 21:23-46
Ayat Emas
Nyala cintaku menghabiskan aku, sebab para lawanku melupakan segala firman-Mu.
(Mzm. 119:139)

Masih ingat kisah Samson dan Delilah? Samson si gagah perkasa, yang mampu mengalahkan singa dengan tangan kosongnya, sehingga setiap lawan enggan bertemu dengannya. Tapi ironisnya, Samson akhirnya bisa dikalahkan oleh Delilah, yang cantik dan lemah gemulai.Apa kuncinya? Samson telah bertekuk lutut karena rasa cintanya yang menggelora pada Delilah.

Saat seseorang menyukai seseorang yang lainnya, terkadang ia tak lagi mampu berpikir dengan baik, irasional. Yang ada di dalam otaknya adalah bagaimana cara menyenangkan hati seseorang yang dikasihinya. Meski terkadang hal tersebut bahkan merugikan dirinya sendiri. Dan Samson mengalaminya.

Apakah kamu tengah jatuh cinta? Apakah kamu masih bisa berpikir secara baik? Luna menyukai Robi. Robi yang mengetahui hal tersebut ternyata memanfaatkannya. Ia berbaik-baik hati terhadap Luna, tapi ternyata hal itu dilakukan agar ia bisa nebeng jajan di kantin, mencontek saat ulangan atau mempermainkan perasaan Luna. Apakah ini yang disebut cinta?

Kerygmers, STOP dulu! Ada baiknya jika kamu mengalami hal semacam itu, lebih baik kamu segera sadar. Itu bukan cinta sejatimu, tapi cinta yang ada apanya. Masa-masa seusiamu adalah masa-masa yang indah untuk memiliki banyak teman, agar kamu bisa membangun hidupmu, berprestasi dan juga lebih mengasihi Tuhan Yesus. Nanti ada waktunya, saat kamu lebih dewasa, dan bisa bertangungjawab akan hidupmu, kamu bisa fokus untuk mengasihi seseorang.

Sekarang adalah masa di mana kamu bisa bertekun untuk membangun dirimu, membangun pengenalanmu akan cinta kasih Tuhan dalam hidupmu. Sudahkah hari ini kamu menyapa Tuhan dalam doa, membaca dan merenungkan firman Tuhan? Just do it!

Ujilah hatimu dengan kebenaran Firman-Nya, agar tuntunan-Nya yang terjadi atasmu.
Doaku:
“Tuhan Yesus, terima kasih untuk rasa kasih yang bertumbuh dalam hatiku. Tolong aku untuk dapat mengasihi-MU, orang-tuaku, dan teman-temanku dengan benar. Amin.”

Photo Credit: wallpaper.cz

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *