renungan-17-januari-2016-belajar-mendengarkan

BELAJAR MENDENGARKAN

Bacaan Alkitab Setahun:
Matius 12:1-23
Ayat Emas
baiklah orang bijak mendengar dan menambah ilmu dan baiklah orang yang berpengertian memperoleh bahan pertimbangan.
(Ams. 1:5)
Bacaan: Amsal 1:1-7

“Josh,” teriak mama. “Berapa kali mama peringatkan supaya kamu jangan mendengarkan musik seperti itu?”

“Ah, Mama kuno! Apa salahnya sih mendengarkan musik rock? Itu tidak akan berpengaruh apa-apa untukku,” bantah Josh. Ia merasa kesal lalu pergi ke kamar kakaknya, Aldy.

Ternyata Aldy sedang bersenandung di atas ranjangnya, tentang lirik lagu yang kata-katanya sedih. “Kakak sedang sedih ya?”

“Tidak.”

“Kenapa nyanyi seperti itu?” Aldy tertawa.

“Tadi di jalan, aku mendengar lagu itu. Jadi, kata-katanya terus terbayang di pikiranku.”

Dalam hati Josh berkata, “Sepertinya Mama benar. Kalau musik biasa saja bisa memengaruhi kakak, apalagi musik keras seperti rock.”

Saat diperingatkan oleh orang-tua, kadang-kadang kita menilai mereka kuno, tidak mengerti apa-apa. Tapi dari kisah di atas, mari belajar untuk tidak menganggap kalau diri sendiri pandai, dan mengetahui segalanya.

Ingatlah bahwa papa dan mama adalah wakil Allah di dunia ini. Jadi, seringkali Tuhan memakai mereka untuk mengajar dan mendisiplinkan kita. Nah, lain kali saat kita diberitahu, jangan buru-buru membantah. Dengarkanlah, lalu pikirkanlah baik-baik. Biasanya larangan atau peringatan mereka bertujuan baik.

Mendengarkan orang-tua seringkali menghindarkan kita dari celaka.
Doaku:
“Bapa yang mengasihiku, jadikanlah aku anak-Mu yang patuh dan tidak suka membangkang terhadap orang-tuaku. Amin.”

Photo Credit: dichthuat.pro.vn

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *