renungan-12-januari-2016-sebelum-salah-paham

SEBELUM SALAH PAHAM

Bacaan Alkitab Setahun:
Matius 9:1-17
Ayat Emas
Ia mengirim utusan kepada Abimelekh di Aruma dengan pesan: “Gaal bin Ebed dan saudara-saudaranya telah datang ke Sikhem dan ketahuilah mereka menghasut kota itu melawan engkau.
(Hak. 9:31)

Serigala ingin membunuh banteng dan harimau. Lalu ia memakai akal licik untuk mengadu mereka. Ia berkata kepada banteng, “Temanmu telah dibunuh harimau.”

“Dari mana kau tahu?” tanya banteng.

“Di tengah hutan, aku melihat di dalam sumur ada kepala temanmu,” kata serigala. Banteng berlari ke hutan. Dengan tipuan yang sama serigala mendatangi harimau. Harimau pun marah dan pergi.

Sesampainya di hutan, banteng melihat ke dalam sumur ada bayangan kepalanya, dan mengira itu kepala temannya yang dibunuh harimau. Maka ia pergi mencari harimau. Setelah banteng pergi, harimau datang dan melihat bayangan kepalanya di dalam sumur. Ia mengira itu adalah kepala temannya yang dibunuh banteng. Begitu harimau dan banteng bertemu, mereka berkelahi sampai mati. Akhirnya, serigala mendapat bangkai harimau dan banteng.

Banteng dan harimau mati karena mendengarkan hasutan serigala. Jika kita kurang hati-hati dalam menggunakan social media, kita pun bisa salah mengerti, mudah termakan omongan orang, dan berakhir pada pertengkaran atau permusuhan. Jadi, sebelum percaya pada sebuah status, misalnya, tanyakanlah langsung kepada orang yang bersangkutan agar tidak timbul salah paham.

Sebelum percaya, ada baiknya kita mengecek dulu kebenaran beritanya.
Doaku:
“Tuhan Yesus, tolong aku untuk tidak mudah terhasut oleh berita-berita bohong. Jadikan aku anak yang teliti dan senantiasa mau mendengarkan firman-Mu. Amin.”

Photo Credit: solutionsjournalism.org

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *