renungan-07-januari-2016-undur-undur

UNDUR-UNDUR

Bacaan Alkitab Setahun:
Matius 6:1-188
Ayat Emas
Bukankah ini telah kami katakan kepadamu di Mesir: Janganlah mengganggu kami dan biarlah kami bekerja pada orang Mesir. Sebab lebih baik bagi kami untuk bekerja pada orang Mesir dari pada mati di padang gurun ini.
(Kel. 14:12)

Aku termasuk jenis serangga unik. Jalanku mundur. Itu sebabnya aku disebut undur-undur. Selain itu, aku juga punya sebutan lain, yaitu singa semut. Itu karena aku suka berburu semut.

Di dunia ini, jenis undur-undur ada sekitar 2.000 spesias. Aku suka hidup di tempat yang hangat, kering, terlindung, dan tidak terlalu banyak cahaya. Sepanjang hidup, aku mengalami metamorfosis sempurna. Mulai dari telur menjadi larva. Larva berubah menjadi kepompong. Lalu jadilah undur-undur dewasa.

Undur-undur benar-benar unik ya? Namun tahukah kamu sebagai anak-anak-Nya Allah tak ingin kita berjalan mundur? Maksudnya, Dia tidak ingin kita terus-menerus mengenang masa lalu dan tidak bisa bangkit dari kegagalan. Seperti bangsa Israel, saat bertemu kesulitan sedikit saja, sudah ingin kembali ke Mesir. Mereka tidak mau melanjutkan perjalanan ke tanah Perjanjian. Ya, orang-orang itu selalu saja ingin kembali ke masa lalu, bukan melihat ke depan, kepada janji Allah.

Barangkali kita punya pengalaman masa lalu yang buruk, pernah tidak naik kelas, pernah dipukul orang-tua, dan seterusnya. Allah tak ingin kita selalu mengingatnya. Bangkitlah. Sebab, masa depan yang indah sudah Dia sediakan.

Kita tidak akan memperoleh kemajuan apa-apa jika terus mengenang masa lalu.
Doaku:
“Roh Kudus, tolonglah aku untuk tidak terus mengingat masa lalu, tapi mau bangkit untuk menatap masa depan. Amin. “

Photo Credit: sugesuge-chan.blogspot.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *