renungan-23-desember-2015-belajar-dari-zakheus

BELAJAR DARI ZAKHEUS

Bacaan Alkitab Setahun:
Wahyu 14
Ayat Emas
“Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang.”
(Luk. 19:10)

Apakah hubungan antara kisah Zakheus yang sedang menantikan sang penyelamat dengan kisah kelahiran Tuhan Yesus?

Ternyata, dari kisah Zakheus kita mendapati bahwa Natal membawa pemulihan bagi semua orang. Zakheus adalah kepala pemungut cukai, dan tentu saja ia mempunyai banyak harta, tapi terkenal sangat pelit.

Zakheus tidak mengenal Tuhan Yesus, dia tidak peduli dengan ajaran-ajaran yang disampaikan oleh Tuhan Yesus. Dia juga dikenal sebagai orang yang sangat berdosa. Tapi Tuhan Yesus mendatangi dan menawarkan perdamaian kepadanya, “Aku hendak menumpang di rumahmu…” kata Tuhan Yesus. Zakheus pun menerima Tuhan Yesus sebagai sahabat barunya.

Pekerjaan sebagai pemungut cukai sangat dibenci oleh masyarakat Yahudi kala itu. Selain pajak yang ditarik memberatkan, tidak jarang para memungut cukai menggunakan kekerasan saat menarik pajak. Tapi lewat kedatangan Tuhan Yesus, Zakheus berjanji akan peduli pada orang lain. Dia akan membagikan hartanya kepada masyarakat dan berdamai dengan mereka.

Sebelum berjumpa dengan Tuhan Yesus, Zakheus merasa dialah orang yang paling benar, yang paling berkuasa dan paling kuat.

Tapi setelah berjumpa dengan Tuhan Yesus, ia merasa dirinya hanyalah orang berdosa yang kasar. Dia menyesal dan berjanji untuk menjadi orang baik.

Bagaimana denganmu, apakah kehadiran Tuhan Yesus dalam natal ini juga mengubahkan hidupmu? Berubahlah selagi kesempatan tersedia bagimu.

Raih kesempatan untuk berdamai dengan sesama, selagi waktu masih tersedia.
Doaku:
“Tuhan Yesus,aku mau belajar lebih peduli dan mengasihi sesamaku. Amin.”

Photo Credit: outreach.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *