renungan-22-desember-2015-mengapa-harus-palungan

MENGAPA HARUS PALUNGAN?

Bacaan Alkitab Setahun:
Wahyu 13
Ayat Emas
dan ia melahirkan seorang anak laki-laki, anaknya yang sulung, lalu dibungkusnya dengan lampin dan dibaringkannya di dalam palungan, karena tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan.
(Luk. 2:7)

Saat mendengar bahwa Sang JuruSelamat telah lahir di dalam palungan, pikiran seluruh masyarakat Yahudi langsung tertuju pada “palungan domba,” sebagai tempat makanan dan minuman hewan peliharaan mereka.

Mengapa pikiran mereka langsung tertuju pada tempat makanan dan minuman hewan tersebut? Karena secara umum mereka tahu persis fungsi utama dari palungan. Untuk bisa makan dan minum dari sebuah palungan, semua hewan baik besar maupun kecil, tua dan muda, harus menundukkan kepala atau menurunkan badan mereka sehingga posisi mereka sejajar satu sama lain. Dengan posisi demikianlah, hewan ternak ini baru dapat makan dan minum secara bersama-sama.

Kerygmers, sesungguhnya Allah tidak pernah membeda-bedakan golongan mana pun. Semua orang, yang mulia dan yang hina, yang kaya maupun miskin, orang terpandang maupun yang terbuang, ketika menghadap tahta Allah, sesungguhnya mereka ada pada posisi yang sama. Pelajaran yang dapat kita ambil tentang makna palungan adalah simbol kerendahan hati manusia.

Natal kali ini, melalui sebuah palungan yang sama, Allah ingin mengingatkan kamu bahwa kedatangan-Nya di dalam palungan menunjukkan bahwa Allah yang Maha Tinggi dan mulia, rela untuk merendahkan diri-Nya, sama seperti manusia yang penuh kekurangan dan kelemahan.

Yuk, belajar merendahkan hati karena Tuhan sendiri telah menjadi teladan bagi kita.

Palungan adalah simbol kesederhaan Kristus
Doaku:
“Tuhan Yesus, terima kasih, telah memberiku teladan tentang makna kerendahan hati. Bimbing aku untuk hidup sesuai dengan kehendak-Mu.Amin. “

Photo Credit: keepbelieving.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *