renungan-26-november-2015-jalan-kasih

JALAN KASIH

Bacaan Alkitab Setahun:
I Petrus 3
Ayat Emas
Tetapi syukur bagi Allah, yang dalam Kristus selalu membawa kami di jalan kemenangan-Nya.
(2 Kor. 2:14a)

Keluarga Pak Sastro dan Pak Marto telah bermusuhan sejak lama, meski mereka bertetangga dekat. Sebenarnya, baik Bu Sastro maupun Bu Marto, sudah mulai berbaikan, tapi Pak Sastro maupun Pak Marto, makin menambah perselisihan setiap kali bertemu.

Riko, cucu Pak Marto yang tinggal bersama keluarga itu, bersahabat dengan Nicko, cucu dari Pak Sastro. Mereka bahkan sering bermain dan berangkat sekolah bersama. Diam-diam, terkadang mereka berdoa bersama, agar keluarga kakek mereka bisa berdamai.

Karena persahabatan Riko dan Nicko itulah, baik Pak Sastro maupun Pak Marto mulai sadar dan ingin mengakhiri permusuhan mereka. Tapi mereka sama-sama malu untuk melakukannya. Riko dan Nicko yang mengetahui hal tersebut, akhirnya mengusulkan agar diadakan pesta kebun bersama.

Tahukah kamu, pesta kebun itu berlangsung dengan meriah, meski pada awalnya baik Pak Sastro maupun Pak Marto merasa canggung. Namun suasana itu bisa dicairkan berkat Riko dan Nicko. Ternyata perdamaian dan cinta kasih, lebih menyenangkan dan membuat bahagia semua orang. Hati yang dulunya gelap, sekarang terasa dimenangkan dengan cahaya kasih sayang.

Kerygmers, kamu juga mau menjadi jalan kasih bagi sesamamu?

Perdamaian akan terjadi saat kerendahan hati dimunculkan untuk saling mengampuni.
Doaku:
“Tuhan Yesus, terima kasih, telah mengubahkan hatiku dengan cinta kasih-Mu. Aku mau hidup terus di dalam terang kasih-Mu. Amin.”

Photo Credit: chrisvonada.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *