renungan-20-november-2015-tersesat

TERSESAT

Bacaan Alkitab Setahun:
Yakobus 2
Ayat Emas
Segala jalan TUHAN adalah kasih setia dan kebenaran bagi orang yang berpegang pada perjanjian-Nya dan peringatan-peringatan-Nya.
(Mzm. 25:10)

Panca baru pertama kali pergi ke rumah Paman di Bogor, sendirian. Saat paman bertanya apakah ia perlu dijemput, dengan tegas ia menolaknya.

Ternyata Bogor luas juga.Panca bingung, padahal ia telah berjalan sesuai rute yang diberikan paman, tapi sepertinya ia berjalan terlalu jauh. Panca tersesat. “Waduh, bagaimana ini?” ucapnya khawatir.

Saat itulah ia melihat sebuah gedung gereja dan segera memasuki halamannya. “Bapak, apakah Anda tahu alamat ini? Sepertinya saya tersesat,” ucap Panca dengan wajahnya yang penuh kekhawatiran.

“Tentu. Ayo, diminum dulu airnya. Siapa namamu?” tanya bapak itu, yang ternyata adalah gembala di gereja itu. Tanpa malu-malu lagi, akhirnya Panca menceritakan kisahnya.

“Sudah cukup bukan istirahatmu? Ok, Bapak akan mengantarmu, kebetulan Bapak juga ada keperluan, searah dengan tempat yang kamu tuju.”

Wah, betapa bersyukurnya hati Panca. Tadi dia hampir saja merasa menyesal, karena keangkuhan hatinya. Tapi saat dia mau berserah dan mohon pertolongan pada Tuhan, dengan segera Tuhan menolongnya.

Kerygmers, saat kamu mau berpegang pada pertolongan Tuhan, Dia yang penuh kasih itu, tidak akan meninggalkanmu sendiri. Yuk, terus berpegang pada janji-janji-Nya, menaati peringatan-peringatan-Nya, agar hidup kita makin berkenan kepada-Nya.

Merendahkan dirimu pada Tuhan tidak akan membuatmu merasa malu, karena pertolongan-Nya selalu nyata bagimu.
Doaku:
“Tuhan Yesus, terima kasih, kasih setia-Mu senantiasa nyata dalam hidupku. Bimbing aku untuk terus berpegang pada janji-Mu dan menaati peringatan-Mu. Amin.”

Photo Credit: www.toptenpack.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *