renungan-07-noveamber-2015-tahan-uji

TAHAN UJI

Bacaan Alkitab Setahun:
Ibrani 4
Ayat Emas
dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan.
(Rm. 5:4)

Setiap anak di sekolah Wida diwajibkan mengikuti kegiatan ekstrakulikuler, minimal dua kegiatan di luar jam sekolah. Wida memilih mengikuti kegiatan PMR (Palang Merah Remaja) dan masuk di kelompok Bahasa.

“Mengapa kamu memilih masuk PMR dan kelompok bahasa, Wid? Bukankah itu termasuk kegiatan ekstra yang sulit?” tanya Rani dengan heran.

“Iya, juga sih…tapi sejak dulu aku ingin bisa menolong orang lain, kalau aku bisa meningkatkan kemampuan bahasaku, mungkin akan lebih banyak lagi yang bisa aku tolong,” ucap Wida.

Meski sulit, Wida bertekun untuk dapat menguasai ketrampilan sebagai anggota PMR di sekolahnya, demikian juga dia rajin melatih kemampuan bahasanya dengan kelompok bahasa di sekolahnya.

Suatu kali, ada kecelakaan di depan gerbang sekolahnya. Seorang turis asing, yang tengah menaiki sepeda, mendadak diserempet kendaraan yang melaju kencang. Wida yang kebetulan berada di tempat itu, segera memberikan pertolongan pertama, untunglah dia bisa mengajak bercakap-cakap turis asing itu, sehingga bisa menanyakan bagian mana di tubuhnya yang sakit dan segera menolongnya.

“Wah, kamu hebat Wid. Berkat bantuanmu, turis asing itu bisa mendapatkan pertolongan dengan tepat. Coba kalau kamu gak lancer bahasa Inggris…wah, bisa-bisa ia tidak akan tertolong!” ucap Rani dengan bangga.

“Ah, itu juga berkat Tuhan. Kalau selama ini aku mudah menyerah, tidak tekun berlatih dan tidak tahan uji, pasti aku tidak berhasil melakukannya!” ucap Wida merendah.

Tahan uji dibentuk dari ketekunan. Tapi siapa meremehkan pencobaan tidak akan mampu menghadapinya.
Doaku:
“Tuhan Yesus,ajar aku tahan uji menghadapi sesuatu, agar aku kelak bisa berguna bagi sesamaku. Amin. “

Photo Credit: meditatebeherenow.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *