renungan-31-oktober-2015-lakukan-dengan-hati

LAKUKAN DENGAN HATI

Bacaan Alkitab Setahun:
Titus 1
Ayat Emas
yaitu orang-orang yang dipilih, sesuai dengan rencana Allah, Bapa kita, dan yang dikuduskan oleh Roh, supaya taat kepada Yesus Kristus dan menerima percikan darah-Nya. Kiranya kasih karunia dan damai sejahtera makin melimpah atas kamu.
(1 Ptr.1:2)

Si kembar identik Luis dan Lea, mendatangkan kebahagiaan tersendiri bagi keluarga Pak David. Meski mereka memiliki kemiripan dalam banyak hal, namun mereka berbeda dalam sifat.

Luis anak yang periang, aktif bergerak, namun cenderung sembrono. Sedangkan Lea anak yang pendiam, namun suka mempertimbangkan sesuatu dalam banyak hal. Selain itu juga ketekunan dan kerajinan Lea menyukakan hati orang-tuanya.

Suatu kali, Pak David dan istrinya mendapat tugas beberapa lama di luar kota, terpaksa Luis dan Lea tinggal di rumah bersama pembantu mereka. Hampir sepekan mereka tinggal di rumah tanpa ayah dan ibunya. Luis merasakan itu semua sebagai kebebasan dalam hidupnya. Ia merasa bebas pergi ke mana saja, tanpa perlu mengerjakan tanggungjawabnya di rumah maupun sekolah. Sedangkan Lea, seperti biasanya juga, dia melakukan tanggungjawabnya di rumah dengan baik, sesekali mengajak temannya belajar di rumah.

Sabtu malam, kedua orang-tua Luis dan David kembali ke rumah. Luis tidak ada di rumah, sepertinya masih bermain bersama kawan-kawannya hingga larut malam. Kamar Luis berantakan. Sementara itu Lea menyambut orang-tuanya dengan sukacita. Kamar Lea Nampak rapi, ruang tamu, ruang makan juga kamar mandi, yang menjadi tanggungjawabnya, terlihat bersih.

Minggu pagi, usai pulang dari gereja, Lea mendapatkan hadiah kejutan dari orang-tuanya, karena ketaatannya selama ini. Sedangkan Luis tidak mendapatkan apa-apa, bahkan dia mendapat hukuman atas ketidaktaatannya.

Bagaimana denganmu? Apakah kamu hanya taat saat orang lain melihat perbuatanmu, atau kamu mau taat meskipun tak ada orang yang melihatnya? Pikirkan itu baik-baik.

Sebuah kesadaran akan menuntun seseorang melakukan segala sesuatu dengan hatinya, meski tidak dilihat orang lain.
Doaku:
“Tuhan Yesus, ajar aku untuk selalu taat dan mau melakukannya dengan kesadaran hatiku. Di dalam nama Tuhan Yesus, amin.”

Photo Credit: www.andreeharpur.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *