renungan-28-oktober-2015-iman-yang-teguh

IMAN YANG TEGUH

Bacaan Alkitab Setahun:
II Timotius 2
Ayat Emas
Karena kita telah beroleh bagian di dalam Kristus, asal saja kita teguh berpegang sampai kepada akhirnya pada keyakinan iman kita yang semula.
(Ibr. 3:14)

Tengah malam, menjelang pukul 12 malam, bumi perkemahan tempat Andra bersama teman-teman Pramuka Penggalang yang tengah mengadakan Persami (Perkemahan Sabtu Minggu), heboh! Pasalnya, satu grup belum kembali dari kegiatan penjelajahan.

Usut punya usut, ternyata satu grup ini tersesat, dan tidak dapat kembali ke daerah perkemahan. Menjelang pagi hari, akhirnya satu grup yang hilang itu bisa diketemukan. Saat ditemukan, semua anak dalam grup ini dalam kondisi ketakutan dan menggigil kedinginan. Rupanya mereka mengambil rute di luar rute yang telah ditentukan, agar cepat sampai di bumi perkemahan. Tapi ternyata malahan mereka tersesat dan akhirnya terjatuh dalam parit yang cukup dalam.

Kerygmers, ada banyak tawaran dari dunia ini, yang mencoba membuatmu menjadi tidak taat. Ada banyak tawaran dari temanmu yang mengajakmu menghabiskan waktu untuk bersenang-senang dari pada mengerjakan tugas sekolah. Ada tawaran untuk mencoba mengkonsumsi narkoba dengan iming-iming yang menggiurkan. Atau ada desakan yang membuat kamu tak lagi menghormati orang-tuamu, bahkan mendukakan hati Tuhan Yesus.

Kerygmers, mudah sekali untuk tidak taat, tapi tentu saja dampaknya sangat besar sekali bagi hidupmu. Saat kamu tidak menaati peraturan, ada kecelakaan yang siap menghampirimu atau ada hukuman yang pasti akan menyertai perbuatanmu. Seperti sekelompok anak pengalang yang tidak taat pada peta rute yang ditentukan, pada akhirnya mereka tersesat dan mengalami pengalaman buruk dalam hidupnya.

Jika kamu berpegang teguh pada kebenaran Kristus dan mau hidup di dalam kebenaran-Nya, maka kamu tidak akan tersesat di tengah-tengah dunia yang menyesatkan ini.

Kebenaran Kristus pegangan sejati dalam hidup.
Doaku:
“Tuhan Yesus, terima kasih, selalu menyertai hidupku. Ajar aku untuk selalu berpegang pada kebenaran-Mu saja. Amin.”

Photo Credit: goldenfaithwithin.wordpress.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *