renungan-13-oktober-2015-membuat-senyuman

MEMBUAT SENYUMAN

Bacaan Alkitab Setahun:
I Tesalonika 1
Ayat Emas
Anak yang bijak mendatangkan sukacita kepada ayahnya, tetapi anak yang bebal adalah kedukaan bagi ibunya.
(Ams.10:1)

Toni anak tunggal dari keluarga sederhana. Ia sebenarnya bukan anak yang nakal, namun karena terpengaruh teman-temannya, ia pun mulai mengikuti pergaulan mereka yang suka merokok, minum-minuman keras, tanpa sepengetahuan orang-tuanya.

Lama kelamaan Toni jadi ketagihan, sering ia mencuri uang milik ayah atau ibunya untuk sekadar membeli rokok atau minuman keras. Ia pun mulai berani merokok atau minum-minum di tempat terbuka.

Suatu hari, saat ia sedang menongkrong bersama teman-temannya di sebuah warung di pinggir jalan, sambil merokok dan minum-minum, ibunya lewat dan melihat dia. Betapa shock dan kaget hati ibunya, sehingga hampir jatuh pingsan. Toni yang melihat hal itu pun ikut-ikutan terkejut dan segera menghampiri ibunya.

Sesampai di rumah dan saat ibunya benar-benar telah sadar, Toni melihat air mata menggenang di pelupuk mata ibunya. “Toni, Ibu sedih melihatmu dalam keadaan begitu…” ucap Ibunya pelan. Deg,…seketika Toni tersadar akan perbuatannya selama ini. “Maafkan, Toni, Ibu…aku janji tidak akan membuat Ibu menangis lagi…”

Kerygmers, sudahkah kamu membuat orang-tuamu tersenyum? Atau selama ini malah membuat mereka menangis, setiap kali melihat tingkah lakumu yang kurang baik? Yuk, segera bertobat. Pandang keselamatan yang telah kamu terima dari Kristus, agar kamu senantiasa bisa memberikan yang terbaik dalam hidupmu.

Senyuman orang-tua kita adalah sebuah keberhasilan dalam hidup kita.
Doaku:
“Tuhan Yesus, aku ingin membahagiakan orang-tuaku, melalui segala sesuatu yang aku kerjakan dalam hidupku. Mampukan aku ya, Bapa. Amin.”

Photo Credit: erdmost.hu

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *