renungan-01-oktober-2015-mendengar-suaraNya

MENDENGAR SUARA-NYA

Bacaan Alkitab Setahun:
Efesus 4
Ayat Emas
“Berbicaralah, sebab hamba-Mu ini mendengar.”
(1 Sam. 3:10b)

Samuel anak yang luar biasa. Di saat bangsa Israel tak lagi mendengar suara Tuhan, justru ia mendengar Tuhan memanggilnya tiga kali. Wah, padahal Samuel masih sangat muda, namun ia bisa mendengar suara Tuhan yang memanggil dia.

Waktu Samuel mendengar suara Tuhan untuk yang pertama dan kedua kalinya, ia langsung berlari menghampiri Imam Eli, sebab ia berpikir Imam Eli yang memanggilnya. Setelah yang ketiga kalinya, barulah Imam Eli menyadari, bahwa Tuhanlah yang memanggil Samuel.

Saat Samuel tahu bahwa Tuhanlah yang memanggil dirinya, maka ia langsung menjawab, “Berbicaralah ya, Tuhan, sebab hamba-Mu ini mendengar…” jawaban yang sangat tulus berasal dari Samuel kecil.

Sekalipun Tuhan tidak terlihat oleh mata, tetapi kita harus memiliki kerinduan untuk mendengar suara-Nya. Bagaimana kita bisa mendengar suara Tuhan? Tentu saja melalui Firman-Nya, yang disampaikan saat kamu membaca firman Tuhan atau melalui penyampaian para hamba-Nya.

Firman Tuhan yang kita dengar bukan hanya ungkapan kosong, namun kata-kata yang berasal dari Tuhan Allah sendiri. Mulailah bersunguh-sunguh untuk membaca secara teratur, mendengar dan melakukan Firman Tuhan dalam kehidupanmu. Milikilah hati yang bersungguh-sungguh untuk mendengar sapaan Tuhan.

Hati yang rindu selalu mau kembali datang kepada-Nya.
Doaku:
“Tuhan Yesus, aku ingin selalu mendengar suara-Mu. Berikan kepekaan pada hati dan pikiranku. Amin.”

Photo Credit: www.theheirstothethrone.org

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *