renungan-23-september-2015-hoegeng

HOEGENG

Bacaan Alkitab Setahun:
Galatia 2
Ayat Emas
Yang hatinya teguh Kaujagai dengan damai sejahtera, sebab kepada-Mulah ia percaya.
(Yes. 26:3)

Pernah mendengar nama besar Pak Hoegeng? Ia adalah salah satu petinggi POLRI pada masa era Orde Baru. Apa yang membuat namanya menjadi besar? Prestasinya memang luar biasa, tapi ia dikenang karena sikap jujur dan adilnya yang luar biasa.

Sebagai Kapolri, Pak Hoegeng tidak memiliki rumah dan kendaraan sendiri. Ia benar-benar menghidupi keluarganya hanya dengan gaji yang diterimanya, serta menolak semua upeti yang lazim diterima pada era itu.

Pada tahun 2004, Pak Hoegeng meninggal dunia pada usia 84 tahun, dengan gaji terakhir (yang sudah disesuaikan) sebesar Rp 1.170.000,- Pak Hoegeng tidak meninggalkan banyak harta yang menumpuk untuk anak-anaknya, tapi ia meninggalkan nama baik dan keteladanan. Anak cucunya mewarisi keharuman nama Hoegeng.

Sulit untuk terus menjadi anak-anak Tuhan yang benar-benar tangguh, teguh memegang segala tata tertib dan aturan main Tuhan. Zaman sekarang ini lebih banyak tawaran dan sogokan yang menggiurkan, daripada berdisiplin menaati Tuhan. Semakin baik posisi yang kita dapat, maka akan semakin banyak pula tantangannya.

Teruslah bertekun dalam firman Tuhan dan doamu. Agar kamu selalu mendapatkan tuntunan-Nya melalui apa yang kamu renungkan setiap hari. Serta selalu mengarahkan langkahmu pada pimpinan-Nya.

Kamu memiliki nama besar karena kamu anak Allah. Tunjukkanlah itu!
Doaku:
” Tuhan Yesus, aku mau menjadi anak-anak-Mu yang mencerminkan teladan-Mu dalam hidupku. Bimbing aku ya, Bapa. Amin.”

Photo Credit: news.liputan6.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *