renungan-22-september-2015-salib-kecil-anak-raja

SALIB KECIL ANAK RAJA

Bacaan Alkitab Setahun:
Galatia 1
Ayat Emas
Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.
(Ams.3:5)

Siapa yang tidak mengenal Ayub? Ayub adalah orang yang sangat diberkati. Ia memiliki istri yang memberinya banyak anak laki-laki dan perempuan. Hartanya berlimpah, hamba-hambanya pun sangat banyak, dan ia dikelilingi banyak teman.

Suatu ketika Iblis datang mencobai imannya. Semua yang dimiliki Ayub dihancurkan. Tetapi Ayub tetap setia dalam imannya, sehingga hidupnya dipulihkan.

Menjadi murid Kristus bukan jaminan bagi kita untuk hidup bahagia di dunia yang penuh dosa ini. Tapi sebaliknya, begitu kita memutuskan untuk mengikut Kristus, maka seketika itu juga kita memikul salib-Nya. Salib yang kamu terima kemungkinan adalah ditolak oleh orang yang sangat kamu kasihi, dijauhi teman-temanmu, dilarang pergi ke gereja oleh ortumu, atau dibenci oleh lingkungan sekitarmu. Seberat apapun salib yang kamu pikul, tidaklah seberat salib yang ditanggung oleh Tuhan Yesus. Jangan pernah melepaskan salib itu, karena Tuhan Yesus yang akan memampukan kamu untuk kuat memikulnya.

Kerygmers, penderitaan yang kamu alami ini mungkin berat, tapi tidak seberat salib Kristus, yang menebus dosa umat manusia. Saat kamu mungkin mulai menyerah, segeralah pandang salib-Nya, minta kekuatan pada Tuhan Yesus, agar kamu terlatih dan terus kuat menjaganya. Kalau dulu saja Tuhan mampu melakukan pengorbanan-Nya tersebut, tentu sampai saat ini Dia juga akan tetap kuat mendukungmu.

Salib kecilmu yang menjadikanmu sama seperti Dia, Sang Kristus Raja.
Doaku:
” Tuhan Yesus, terima kasih, karena aku boleh merasakan memikul salib-Mu, saat aku boleh menjadi bagian sebagai anak-anak-Mu. Pimpin aku, agar aku selalu kuat bersama-Mu. Amin.”

Photo Credit: fr.aliexpress.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *