renungan-06-september-2015-aku-sudah-bebas

AKU SUDAH BEBAS

Bacaan Alkitab Setahun:
I Korintus 15:29-58
Ayat Emas
Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,
(Rm.3:23)

Saat mengikuti retret di sebuah wisma, di lereng Gunung Merbabu, ada sebuah sesi dimana kami harus pergi berbelanja ke pasar terdekat. Mataku menangkap sosok gadis kecil di gendongan ibunya, yang menarik adalah rambutnya. Rambut anak itu gimbal.

Aku jadi penasaran. Seorang ibu penjual di pasar itu kemudian memberitahu bahwa itu adalah sebuah kepercayaan. “Anak yang gimbal itu lahirnya sukerta. Artinya lahir dalam kondisi alam yang tidak baik. Misalnya bersamaan dengan matahari tenggelam, ada orang meninggal, atau kondisi-kondisi sekitar yang tidak baik. Lalu rambut mereka dibiarkan gimbal hingga tiba waktunya nanti mereka diruwat, yaitu dibersihkan dari sukerta atau dosa. Pada saat ruwatan nanti akan diadakan pesta besar, nanggap wayang,” tutur ibu penjual itu panjang lebar.

Wah,…. sebenarnya jika kita mau mengikuti tradisi di desa itu, pasti kita semua berambut gimbal juga ya? Karena kita semua dilahirkan dalam kondisi berdosa. Bisa kamu bayangkan, bagaimana jika semua orang di bumi ini berambut gimbal semua?

Tapi, puji Tuhan! Tuhan Yesus telah menyucikan kita kembali sejak 2000 tahun yang lalu, oleh darah-Nya yang kudus. Kita mendapatkan kembali kemuliaan Allah. Dia Allah, berjalan di depan kita untuk mematahkan segala kelemahan, kekerdilan dan ketidakberdayaan kita. Mari selalu hidup kudus di dalam Dia!

Tak ada penebusan yang sanggup membayar dosa kita, kecuali melalui dari Yesus Kristus.
Doaku:
” Syukur kepadaMu ya Allah, karena Engkau sudah utus anak-Mu untuk menebus dosaku sehingga kini aku sudah dimerdekakan dari dosa. Amin.”

Photo Credit: abidanshahdotcom

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *