renungan-16-agustus-2015-bebas-mengampuni

BEBAS=MENGAMPUNI

Bacaan Alkitab Setahun:
Roma 15:14-33
Ayat Emas
Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan.
(Gal. 5:1)

Saat retret berlangsung, Kak Andrea mengajak anak-anak bermain game, yang dilakukan dari awal retret hingga akhir retret di hari kedua.

Setiap anak-anak diminta membawa kentang dalam kantong plastik transparan, yang diikatkan pada badan mereka. Banyaknya kentang tergantung dengan seberapa banyak jumlah orang yang dibenci oleh masing-masing anak. Ada yang membawa satu kentang, tiga kentang, lima kentang, bahkan 10 kentang.

Pada awalnya membawa kantong kentang ke mana-mana terlihat lucu, tapi lama kelamaan sangat merepotkan. Bayangkan, bagaimana repotnya pergi ke toilet dengan membawa kantong kentang yang terikat di badan kita?

Sama seperti dosa, jika kita menyimpan kesalahan teman dan tidak mau mengampuni, maka jumlah kentang yang kita bawa pun semakin banyak. Bayangkan jika kentang-kentang itu pada akhirnya membusuk dan harus tetap kita bawa ke mana-mana. Suka kah kita membawa kentang-kentang yang membusuk dan berbau itu ke mana pun kita pergi?

Jika kamu telah menerima Tuhan Yesus sebagai juru selamatmu, sudah seharusnya kamu juga belajar untuk mengasihi dan mengampuni seseorang. Hidupmu akan menjadi lebih damai sejahtera, saat kamu bisa mengampuni. Ingat pelajaran tentang kentang ini, semakin lama akan semakin membusuk, demikian pula dengan perasaan dendam, sakit hati, jika tidak segera dibereskan, lama kelamaan akan menjadi luka yang mendalam dan susah diobati. Kamu ingin bebas bukan?

Katakan “Sekali merdeka tetap merdeka!!”
Doaku:
“Tuhan Yesus, ajari aku untuk mengampuni sesamaku. Jangan biarkan aku menyimpan rasa sakit hati. Bebaskanlah aku ya, Bapa, dengan kasih-Mu. Amin.”

Photo Credit: http://www.teawithtiffany.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *