renungan-15-agustus-2015-free

FREE

Bacaan Alkitab Setahun:
Roma 15:1-13
Ayat Emas
yang telah menyerahkan diri-Nya bagi kita untuk membebaskan kita dari segala kejahatan dan untuk menguduskan bagi diri-Nya suatu umat, kepunyaan-Nya sendiri, yang rajin berbuat baik.
(Tit. 2:14)

Mama dan papa sedang bertugas ke luar kota akhir pekan ini. Tentu saja Roby sangat senang, karena berarti ini adalah kebebasan baginya. Roby bisa menguasai seisi rumah dan ia bisa mengundang kawan-kawannya untuk menginap di rumah.

Bi Inah yang bertugas memasak sampai kewalahan, karena hampir setiap saat teman-teman Roby merasa lapar. Pak Ujang pun, merasa kewalahan untuk membersihkan seisi rumah dan halaman, yang kotor dengan bukus snack, permen atau sisa makanan yang lain.

Esok hari, setelah pesta semalaman usai, dan teman-teman Roby pulang, Roby masih tertidur di kamarnya, saat Om Arvin datang. “Ayo, bangun!” tegas suara Om Arvin membangunkan Roby. Setengah kaget dan malu saat melihat kehadiran Om Arvin, Roby bangun dari tempat tidurnya.

“Tugasmu hari ini…membersihkan seisi rumah, menyapu, mengepel dan membakar sampah yang menumpuk di halaman luar. Bi Inah dan Pak Ujang, baru kembali besok malam,” ucap Om Arvin. Oooh,…kebebasan yang dialami Roby berakhir sudah.

Sebebas-bebas apapun, seseorang harus memiliki tanggungjawab. Selalu ada konsekwensi dari apapun yang kita lakukan. Bijaklah berbuat sesuatu!

Kebebasan selalu disertai dengan sebuah tanggungjawab.
Doaku:
“Tuhan Yesus, ampunilah aku, jika selama ini mengecewakan Engkau. Ampuni jika aku kurang bertanggungjawab dengan kebebasan yang Engkau berikan. Tolong aku untuk belajar bertanggungjawab. Amin.”

Photo Credit: Pixabay.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *