renungan-13-agustus-2015-sepatu-yang-hilang

SEPATU YANG HILANG

Bacaan Alkitab Setahun:
Roma 13
Ayat Emas
Dan kamu telah menjadi penurut kami dan penurut Tuhan; dalam penindasan yang berat kamu telah menerima firman itu dengan sukacita yang dikerjakan oleh Roh Kudus,
(1 Tes. 1:6)

Karena ceroboh, Marco kehilangan sepatu gunungnya. Padahal dua minggu lagi ia harus memimpin pendakian, membawa beberapa anggota baru kelompok Pecinta Alam (PA) di sekolahnya.

Tentu saja, Marco sangat menyesali kecerobohannya. Mendekati hari “H”, semakin bingung hatinya, tambah lagi uang tabungannya telah habis untuk keperluan di sekolah.

Di tengah rasa putus asanya, datang Pak Imron, pembina PA di sekolahnya, memberikan sebuah bungkusan padanya. “Semoga berguna!” ucap singkat Pak Imron sambil berlalu. Masih setengah kaget dengan pemberian yang tiba-tiba itu, Marco segera membuka bungkusan tersebut. “Ooh,…sepatu gunung!” seru Marco setengah berteriak sambil mengucap syukur pada Tuhan.

Kerygmers, terkadang kita juga kehilangan iman kita saat lengah, lalai dan menikmati jatuh dalam dosa. Dosa yang memperbudak itu, menindas dan menjadikan kita lupa pada Bapa.

Tapi kasih sayang dari Tuhan Yesus senantiasa tersedia bagi kita yang mau bertobat, mengakui dosa-dosa kita, memohon pengampunan-Nya dan tidak mengulangi kesalahan yang sama. Mungkin kita sering lengah, tapi teruslah untuk hidup dekat dengan-Nya, agar kita bisa mengikis hal-hal yang buruk menjadi sesuatu yang berkenan bagi Dia.

Sesuatu yang hilang bisa ditemukan, tapi jika hati yang terhilang…hanya Tuhan yang mampu memulihkannya.
Doaku:
“Tuhan Yesus, ingatkan aku dan teguhkan hatiku untuk selalu mengasihi Engkau. Jangan biarkan diriku terjebak dalam kesenangan hidup sesaat, tapi pimpinlah aku untuk makin mencintai firman-Mu. Amin.”

Photo Credit: Pixabay.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *