renungan-12-agustus-2015-penolong

PENOLONG

Bacaan Alkitab Setahun:
Roma 12
Ayat Emas
Sesungguhnya pada waktu itu Aku akan bertindak terhadap segala penindasmu, …
(Ze. 3:19a)

Akhir-akhir ini, setiap kali hendak berangkat ke sekolah Ardi merasa sangat enggan. Bukan karena dia sudah tidak ingin belajar di sekolah, tapi karena setiap kali saat ia akan melewati gang kecil di samping sekolah, ada Dody dan gengnya, yang selalu memalak dia.

Pagi ini, sengaja Ardi tidak membawa sepeserpun uang dalam kantong seragamnya, berharap agar Dody dan gengnya, tak lagi memalak dia. Tapi apa yang terjadi? Dody dan gengnya malahan memukuli Ardi hingga babak belur.

Tentu saja, Pak Herman, guru wali kelasnya heran melihat keadaan Ardi. Apalagi saat Ardi jujur bercerita tentang Dody dan gengnya yang suka memalaknya. “Ah, masak sih,…Dody yang kelihatannya anak baik-baik itu, masak suka memalak teman-temannya, apalagi sampai mukulin kamu?” ucap Pak Herman heran. “Tapi, baiklah…Bapak akan selidiki kasus ini.”

Keesokan harinya, saat kembali Ardi hendak dipalak dan dipukuli oleh Dody dan gengnya, mendadak muncul Pak Herman dan satpam sekolah. Tentu saja Dody dan gengnya tak bisa lari, tamat sudah perbuatan jahat mereka selama ini.

Kejujuran Ardi untuk menceritakan apa yang dialaminya pada guru wali kelasnya, telah menjadi jalan bagi dia untuk memutuskan rantai kekerasan yang dialaminya, ataupun yang juga dialami teman-temannya yang lemah.

Meskipun kamu lemah dan merasa tidak berdaya, ada jalan lain yang tetap bisa kamu pakai untuk menolong sesamamu. Tuhan Yesus tentu juga tidak akan tinggal diam melihat anak-anak-Nya menderita. Teruslah berharap pada penolong sejatimu.

Melawan penindasan tidak harus dengan kekerasan, tapi dengan kasih sayang.
Doaku:
“Tuhan Yesus, lindungilah aku di manapun aku berada. Selamatkan aku dari setiap penindasan yang mengikat dan memperbudakku. Amin.”

Photo Credit: Flickr.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *