renungan-11-agustus-2015-untuk-kemuliaan-Tuhan

UNTUK KEMULIAAN TUHAN

Bacaan Alkitab Setahun:
Roma 11:19-36
Ayat Emas
Memikirkan kebodohan mendatangkan dosa, dan si pencemooh adalah kekejian bagi manusia.
(Ams. 24:9)

“Hati-hati dengan lidah dan mulutmu!” tutur Mama suatu kali. Martha tidak mengerti apa ucapan Mama tersebut. Hingga suatu hari, ketika istirahat sekolah berlangsung. Martha melihat Anci yang biasanya pendiam, tak banyak bicara, hari ini sangat marah terhadap Robby, yang mengganggunya. Anci bahkan mengeluarkan kata-kata kasar, yang membuat Martha sangat heran. “Ooh, benar kata Mama…kita memang harus hati-hati dengan lidah dan mulut kita. Orang sebaik Anci, akan terlihat buruk jika kata-kata yang buruk keluar dari lidah dan mulutnya,” ucap Martha dalam hati.

Lidah dan mulut kita bisa menjadi berkat bagi orang lain jika digunakan dengan baik. Seorang guru memakai lidah dan mulutnya untuk mengajar. Seorang motivator memakainya untuk memotivasi orang lain. Lidah yang digunakan dengan baik akan memberi dampak yang baik pula. Tapi jika digunakan dengan salah, maka akan memberi dampak yang buruk. Seorang motivator yang salah mempergunakan mulut dan lidahnya, akan menjadi provokator bagi orang lain, yang bahkan bisa menimbulkan kekacauan atau perang di suatu negara.

Kerygmers, biasakanlah memakai mulut dan lidahmu dengan baik. Isilah mulut dan lidahmu dengan syair pujian, agar kamu dapat memuliakan nama Tuhan. Baca dan ucapkanlah Firman Tuhan sepanjang hari, agar kata-kata yang keluar dari lidah dan mulut kita senantiasa berpadanan dengan Firman Tuhan. Lakukan itu, agar kamu bisa menahan bahkan mengalahkan hal-hal buruk yang mungkin akan dikeluarkan dari mulut dan lidahmu. Kamu bisa!

Kuasai lidah dan mulutmu, agar senantiasa menjadi berkat.
Doaku:
” Tuhan Yesus, aku mau memakai mulut dan lidahku untuk kemuliaan nama-Mu. Bantu aku selalu ya, Bapa. Amin. “

Photo Credit: Flickr.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *