renungan-09-agustus-2015-ternyata

TERNYATA…

Bacaan Alkitab Setahun:
Roma 10
Ayat Emas
Apabila Ia menghadapi pencemooh, maka Ia pun mencemooh, tetapi orang yang rendah hati dikasihani-Nya.
(Ams. 3:34)

“HP kamu jadul banget sih Fan?” ucap Romy dengan gaya ceplas-ceplosnya. “Mana bisa download film, games atau lagu, kalau kayak gini…”

Belum sempat Irfan menjawab, Romy sudah mengomentari yang lainnya. “Muka kamu penuh jerawat tuh…waktunya pergi ke salon. Eh, pasti kamu belum pernah pergi ke salon ya….”

“Iya, sih…lagian sayang kalau ngabisin uang buat ke salon. Lebih baik di tabung atau buat bantu beliin adik perlengkapan sekolah,” sahut Irfan merendah.

Kembali Romy berceloteh tentang banyak hal. Rasanya Irfan sudah tak tahan dengan semua sindiran dan celoteh Romy, tapi dalam hati ia terus berucap, “Tuhan Yesus, tolong lembutkan hatiku…”

Mendadak pintu kamar Irfan terbuka, adiknya masuk dengan mukanya yang ceria. “Kak, waktunya makan. Kak Romy juga bisa gabung jika mau…”

Awalnya, Romy hendak menolak…tapi ia mempunyai rencana dalam hatinya. “Ok!”

Meja makan keluarga Irfan sederhana, terbuat dari kayu jati. Ibu yang sudah duduk di salah satu kursi, menyambut mereka dengan senyuman. Setelah berdoa, mereka menyantap makanan itu dengan lahapnya. Ternyata makanan buatan Ibu Irfan sangat lezat, tak kalah dengan makanan di restoran yang sering dikunjungi Romy. Niat Romy yang semula hendak mengolok-olok Irfan, mendadak lenyap. Dia jadi makin iri dengan keluarga Irfan yang hangat dan saling mengasihi ini.

Rendah hati itu yang disayang Tuhan
Doaku:
“Tuhan Yesus, ajari aku untuk terus rendah hati, dan menjauhkan diriku dari cemooh. Hanya Engkaulah yang layak ditinggikan. Amin. “

Photo Credit: Flickr.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *