renungan-26-juli-2015-anti-gempa-kehidupan

ANTI GEMPA KEHIDUPAN

Bacaan Alkitab Setahun:
Kisah Para Rasul 27:1-26
Ayat Emas
Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.
(Flp. 4:13)

Jepang merupakan salah satu negara langganan gempa bumi dan tsunami. Gempa bumi skala kecil relatif sering terjadi, hingga membuat masyarakat setempat tidak lagi terkejut.

Belajar dari pengalaman gempa besar dan tsunami dahsyat tahun 2011, Jepang terus melakukan inovasi untuk membuat bangunan tahan gempa. Mereka mengkaji sebuah teori berjudul “strong column weak beam” diartikan kolom kuat balok lemah.

Dalam istilah teknik, kolom berarti struktur bangunan/beton vertikal yang menopang balok, lantai, seluruh beban lantai dan beban-beban di atasnya. Istilah mudahnya adalah kerangka. Jika salah menghitung kekuatan kolom, bangunan bisa ambruk jika ada goncangan.

Hidup ini tidak lepas dari guncangan. Kadang guncangan kecil, ada kalanya gempa besar plus tsunami plus badai halilintar, nah lho.. Ibarat bangunan kita harus punya beton vertikal atau kolom yang kuat untuk menopang seluruh bangunan. Ada sebuah Kolom dahsyat yang tidak bisa diguncangkan oleh gempa sedahsyat apapun, namanya Yesus Kristus.

Setiap tingkatan usia, badai-nya berbeda, stress-nya beda, galau-nya beda juga, tapi kebutuhannya tetap sama, Yesus Kristus. Jika kamu belum mengundang Tuhan Yesus masuk ke dalam hatimu, lakukan sekarang juga karena itulah kebutuhan utamamu.

Hidup tanpa Yesus seperti bangunan tanpa kolom penopang, sewaktu-waktu bisa runtuh dan hancur
Doaku:
“Tuhan Yesus, aku mau Engkau ada di hidupku untuk menuntunku, menguatkan, membuatku bertahan dan menang menghadapi apapun tantangan di dunia ini. Amin.”

Photo Credit: http://wikipedia.org

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *