renungan-15-juli-2015-hak-kesulungan

HAK KESULUNGAN

Bacaan Alkitab Setahun:
Kisah Para Rasul 19:21-41
Ayat Emas
Janganlah ada orang yang menjadi cabul atau yang mempunyai nafsu yang rendah seperti Esau, yang menjual hak kesulungannya untuk sepiring makanan.
(Ibr. 12:16)

Selalu ada yang pertama untuk segala sesuatu. Orang-tua yang bangga menceritakan kata pertama yang bisa diucapkan bayinya, walau bunyinya cuma “mamamama”. Wah ceritanya bisa sampai ke mana-mana tuh. Langkah pertama, sekolah pertama kali, bisa heboh banget. Direkam video hingga difoto sampai masuk instagram segala! Segala yang pertama itu berkesan.

Ada satu hal pertama kali yang harus mengikuti aturan Tuhan, sulung di antara semuanya, yaitu dalam berhubungan seks. Adam dan Hawa diberkati Tuhan terlebih dahulu baru kemudian mereka berketurunan, bukan sebaliknya.

Hubungan seks secara bebas dipertontonkan hampir di seluruh film ber-rating remaja, baik secara terang-terangan atau sekilas. Anak remaja di-cuci otak bahwa itu tidak apa-apa dan nge-trend banget. Banyak anak SMP yang mulai melakukan hal itu, padahal konsekuensinya besar sekali.

Esau kehilangan berkat terbesar karena dia menjual hak-nya demi nafsu lapar yang tidak mau menunggu.

Jangan menjual kemurnianmu, hak kesulunganmu yang mengandung berkat besar itu demi trend, pergaulan, gengsi dan cinta sementara. Karena saat kamu benar-benar butuh berkat besar itu, kamu tidak akan mendapatkannya, walau kamu sudah menyesal setengah mati. Persis seperti Esau. Kalau sudah terlanjur, gimana? Nah, baca renungan besok, ok..!

Penyesalan selalu datang terlambat.
Doaku:
“Tuhan Yesus, berikan Roh Kudus-Mu dalam hatiku untuk selalu menjaga kemurnianku hingga saatnya tiba. Amin.”

Photo Credit: http://jawaban.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *