renungan-28-juni-2015-honesty-is-the-best-policy

HONESTY IS THE BEST POLICY

Bacaan Alkitab Setahun:
Kisah Para Rasul 9:1-21
Ayat Emas
Ia menyediakan pertolongan bagi orang yang jujur, menjadi perisai bagi orang yang tidak bercela lakunya, sambil menjaga jalan keadilan, dan memelihara jalan orang-orang-Nya yang setia.
(Ams. 2:7-8)

Glen James, seorang tunawisma di Boston, Amerika, suatu hari menemukan tas yang di dalamnya berisi uang sebanyak US$ 2.400 (setara Rp 27,3 juta) dan cek perjalanan senilai US$ 39.500 (setara Rp 450 juta).

Glen melaporkan temuannya itu kepada polisi, yang lantas berhasil menemukan pemilik tas tersebut. Berita tentang Glen ramai diberitakan di internet. Rupanya kabar tentang kejujuran Glen menarik simpati banyak orang. Atas prakarsa seorang bernama Ethan Whittington, diadakan penggalangan dana bagi Glen. Dari target sebesar US$ 50.000, hanya dalam waktu empat hari, telah terkumpul US$ 118.000 atau setara dengan Rp 2 milyar. Uang itu diserahkan kepada Glen yang sebelumnya menerima penghargaan dari pihak kepolisian atas kejujurannya.

Jujur adalah salah satu karakter yang harus dimiliki oleh semua orang. Dalam kamus bahasa Indonesia, kejujuran memiliki definisi lurus hati, tidak berbohong, tidak curang, tulus dan ikhlas. Kejujuran juga berarti dapat dipercaya dalam melakukan sesuatu, punya kredibilitas, dan selalu mengatakan yang sebenarnya. Kejujuran yang seperti itu pastilah keluar dari hati dan batin yang bersih

Hanya hati dan batin yang terpaut pada Allah, dan yang gemar melakukan kehendak Allah sajalah dapat menghasilkan kejujuran sejati, yang tidak dibuat-buat. Kejujuran adalah karakter penting yang harus ada pada diri kita dan terbuka apa adanya.

Kejujuran akan mendapatkan buah yang baik, yaitu pertolongan Tuhan selalu tersedia baginya. Tuhan sendirilah yang menjadi perisai pelindung hidupnya.

Semakin kuat memelihara kejujuran, semakin besar kemungkinan keberhasilan dan keberuntungan menghampiri.
Doaku:
“Tuhan Yesus, ajarilah mulutku supaya jujur, lurus jalanku. Terangilah batin dan hatiku, supaya baik pikiran dan rancanganku. Amin.”

Photo Credit: Flickr.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *