renungan-21-juni-2013-forgive-forget

FORGIVE = FORGET ?

Bacaan Alkitab Setahun:
Kisah Para Rasul 5:22-42
Ayat Emas
Pada Tuhan, Allah kami, ada kesayangan dan keampunan, walaupun kami telah memberontak terhadap Dia
(Dan. 9:9)

Di Youtube ada satu film tentang gajah sirkus kecil, yang mempunyai ingatan panjang. Alkisah, ada seorang anak mengolok-olok si gajah dengan berpura-pura menawarkan coklat. Saat didekati oleh gajah itu, si anak kecil bukan saja tidak memberikan coklatnya, tapi malah menjulurkan lidah mengejeknya.

Beberapa tahun kemudian, saat gajah itu telah menjadi besar, dalam sebuah parade di tengah kota ia melihat kembali anak kecil yang dulu mengejeknya, sudah dewasa. Gajah itu membalas perbuatan orang itu dengan merebut coklat yang sedang dimakannya. Mungkin film ini terinspirasi pepatah, “Elephant always remember!”

Bangsa Israel berdoa memohon pengampunan dari Tuhan, agar Tuhan jangan mengingat-ingat kesalahan mereka dan mau mengampuni mereka. Tuhan pastilah mengampuni dan melupakan semuanya. Tetapi bagaimana dengan kita? Apakah kita juga melupakan semuanya begitu saja?

Tentu saja tidak! Kita harus mengampuni. Tetapi itu tidak berarti melupakan apa yang telah terjadi. Ini bukanlah dendam. Yang kita ingat adalah perbuatannya, supaya kita tidak mengalaminya untuk kedua kalinya, agar kita tidak melakukan hal serupa terhadap orang lain.

Memaafkan dan mengampuni, pasti! Melupakan begitu saja, tentu tidak! Kita ingat untuk belajar dari pengalaman yang pernah terjadi.

To forgive and forget doesn’t mean it has been erased from you memory, but rather it’s been removed from your heart.
Doaku:
“Bapa di sorga, bimbing hatiku untuk bijak memahami segala hal yang ada dalam hidupku. Pimpin aku terus agar tidak melakukan kesalahan yang sama. Amin.”

Photo Credit: Flickr.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *