renungan-12-juni-2015-i-forgive-you

I FORGIVE YOU

Bacaan Alkitab Setahun:
Yohanes 20
Ayat Emas
Jagalah dirimu! Jikalau saudaramu berbuat dosa, tegorlah dia, dan jikalau ia menyesal, ampunilah dia.
(Luk. 17:3)

Awalnya Rani hanya diminta untuk membelikan makanan di kantin oleh Sasha. Sebagai seorang teman, sekali-kali membelikan makanan untuk temannya, tentu tidak mengapa, begitu pikir Rani. Tapi lama kelamaan Sasha menganggapnya seperti seorang pembantu, yang bisa disuruh-suruh sesuka hatinya. Tentu saja lama kelamaan Rani tidak terima dan menjadi marah.

Apa yang dialami Rani tersebut adalah apa yang disebut bullying. Kamu ditindas oleh seseorang yang merasa dirinya kuat, kaya dan lebih berkuasa di sekolahmu. Apakah kamu harus tinggal diam saja melihat dan bahkan mungkin mengalami ketidak adilan di hadapanmu?

Kamu memang harus selalu belajar mengampuni seseorang, itulah yang diajarkan Tuhan kepadamu. Tetapi juga karena dengan mengampuni kamu tidak akan menghabiskan energimu hanya untuk memendam kemarahan, kebencian dan dendam kepada seseorang.

Tapi pengampunan tidak serta merta menghilangkan perbuatan jahat yang terjadi. Kamu pun bertanggungjawab untuk menghentikannya (bullying atau pun tindakan jahat lainnya) supaya tidak terulang. Ingat kita memang benci perbuatan jahat, tapi bukan terhadap orang yang melakukannya. Mungkin saja orang yang berbuat hal tersebut karena dulunya ia juga mengalami perlakuan yang sama, sehingga ingin balas dendam terhadap orang lain.

Jika kamu masih saja mengalami bullying dari teman-teman di sekolahmu, ada guru-guru yang bisa membantumu. Jika kamu mengalami bullying di lingkungan sekitarmu, kamu bisa minta tolong pada orang-orang yang tepat seperti orang-tua, ketua RT setempat atau polisi, jika hal tersebut sudah sangat membahayakan orang lain.

Tak perlu bersusah payah untuk membalas dendam, cukup maafkan setiap kesalahan. Karena memaafkan adalah pembalasan yang terbaik.
Doaku:
“Tuhan Yesus, mampukan aku memaafkan orang yang bersalah kepadaku, bahkan kepada orang yang tidak pantas menerima maaf dariku. Amin.”

Photo Credit: Flickr.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *