renungan-11-juni-2015-jangan-menghakimi

JANGAN MENGHAKIMI!

Bacaan Alkitab Setahun:
Yohanes 19:23-42
Ayat Emas
Janganlah kamu menghakimi, maka kamupun tidak akan dihakimi. Dan janganlah kamu menghukum, maka kamupun tidak akan dihukum; ampunilah dan kamu akan diampuni.
(Luk. 6:37)

Coba perhatikan, saat tanganmu menunjuk pada orang lain dengan jari telunjuk, dan jari lain terkepal, pasti setidaknya ada tiga jari lain yang terkepal mengarah pada diri kita sendiri. Kira-kira apa artinya?

Kadang kita sering “menunjuk” seseorang dalam bentuk menghakimi, menuduh, atau berprasangka buruk terhadap seseorang. Nyatanya ada “tiga jari” lain yang “menunjuk” kepada diri kita sendiri, seakan-akan bertanya, “menuduh” kita, “Memangnya kamu sudah jadi orang benar? Memangnya kamu tidak pernah melakukan hal yang sama?”

Saudara-saudara Yusuf pernah berbuat salah kepada Yusuf. Waktu mereka bertemu Yusuf dalam suasana yang sama sekali jauh berbeda, mereka mengira Yusuf akan membalas perbuatan jahat mereka.

Tetapi coba lihat apa yang Yusuf katakan kepada saudara-saudaranya? “Jangan takut, sebab aku inikah pengganti Allah?” Apakah artinya? Yusuf menempatkan dirinya sebagai orang yang akan memelihara dan menjaga seluruh keluarga besarnya. Bagi Yusuf apa yang terjadi selama ini, termasuk perbuatan jahat saudara-saudaranya, telah Tuhan ubah menjadi cara untuk memelihara keluarga besar Yakub.

Jadi adalah lebih baik memberi maaf dan ampunan, ketimbang menghakimi dan berprasangka buruk terhadap orang lain.

Mengucapkan maaf dan memberikan maaf itu sifat mulia yang ada dalam jiwa yang berani. (Indira Gandhi)
Doaku:
“Tuhan Yesus, tolong aku agar tidak cepat berprasangka buruk terhadap orang lain. Bimbing aku untuk hidup dengan hati baru penuh kasih pengampunan dari-Mu. Amin.”

Photo Credit: Flickr.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *