renungan-05-juni-2015-berdosa-terhadap-alam

BERDOSA TERHADAP ALAM

Bacaan Alkitab Setahun:
Yohanes 15
Ayat Emas
Sebab Engkau, ya Tuhan, baik dan suka mengampuni dan berlimpah kasih setia bagi semua orang yang berseru kepada-Mu.
(Mzm. 86:5)

Pernah gak kepikiran kalau yang dapat kita pahami dengan dosa bukan hanya, misalnya berdusta dan menyontek, tetapi juga berbuat semena-mena terhadap alam semesta ini?

Kepikiran gak kalau buang sampah di sembarang tempat atau menelantarkan hewan peliharaan kita atau mengotori sungai dan mencoret-coret di batu kali waktu kita hiking itu dosa? Pasti tidak!

Setelah air bah, Allah mengadakan perjanjian bukan saja dengan Nuh dan keluarganya, tetapi juga dengan segala makhluk, dengan bumi (Kej. 9:13). Busur di langit adalah tanda perjanjian-Nya. Alkitab menerjemahkan kata bahasa Ibraninya dengan kata “busur” bukan “rainbow atau pelangi” seperti dalam Alkitab bahasa Inggris (NIV). Kata “busur” dalam bahasa Ibrani menunjuk pada busur perang. Dengan “busur” itu Allah mengatakan tidak akan memusnahkan bumi dengan air bah lagi, dan sekaligus memperingatkan manusia supaya jangan mengulangi perbuatan jahatnya, yang memiliki efek rusak kepada alam semesta. Peringatan untuk dapat memelihara alam semesta ini dengan baik.

Kerygmers, kita beryukur atas pengampunan dari Allah dengan kemauan dan kesediaan untuk memelihara, merawat, mengembangkan, dan melestarikan alam semesta ini dengan segala makhluk yang ada di dalamnya.

Allah telah mengadakan perjanjian damai bukan saja dengan manusia (Nuh dan keluarganya) tapi juga dengan bumi. Demikian juga dengan karya penebusan Tuhan Yesus bukan saja menebus manusia, tetapi juga segenap ciptaan-Nya.

Alam semesta harus dijaga, dirawat, dipelihara dan dikembangkan, karena anugerah Allah bukan hanya untuk kita manusia, tapi juga untuk alam semesta ini.
Doaku:
“Bapa Sorgawi Pencipta alam semesta ini, ampunilah aku karena tidak menjaga alam semesta ini dengan baik. Jadikan aku alat-Mu untuk merawat, memelihara dan menjaga segenap ciptaan-Mu ini. Amin”

Photo Credit: Pixabay.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *