renungan-02-juni-2015-bukan-untuk-dipermainkan

BUKAN UNTUK DIPERMAINKAN

Bacaan Alkitab Setahun:
Yohanes 13:1-20
Ayat Emas
TUHAN itu berpanjangan sabar dan kasih setia-Nya berlimpah-limpah, Ia mengampuni kesalahan dan pelanggaran…
(Bil.14:18a)

Dulu kita adalah orang-orang yang hidup dalam perhambaan dosa. Puji syukur, kita telah dimerdekakan dan dibebaskan-Nya. Karya pembebasan yang nyata itu di dalam pengorbanan Tuhan Yesus Kristus. Luar biasa! Kita bebas! Kita merdeka!

Memang sih, kadang kala ada saat kita mengalami kelemahan dan kegagalan untuk terus lakukan kehendak-Nya dengan tekun dan setia. Kadang kita menggunakan kemerdekaan itu dengan hidup masih di bawah bayang-bayang dosa. Kita bersyukur, bahwa TUHAN Allah itu sungguh teramat baik. Ia panjang sabar dan berlimpah kasih setia-Nya. Tangan kasih-Nya selalu terbuka bagi kita. Ampunan-Nya selalu tersedia bagi kita.

Hanya saja kebaikan TUHAN Allah bukanlah barang mainan, yang dapat dimainkan seenak hati. Jelas kita harus bersyukur untuk kasih sayang dan setia-Nya itu. Selanjutnya kita harus menghormati dan menghargai kasih sayang-Nya, dengan berlaku setia dan taat kepada-Nya. Lalu kita berhenti mempermainkan kasih Allah itu, sebab Allah tidak akan tinggal diam dan membiarkan diri-Nya dipermainkan oleh kita terus.

Kerygmers, kita adalah orang-orang yang telah merdeka dari perhambaan dosa. Hanya saja baiklah kemerdekaan itu dipergunakan hanya untuk melakukan apa yang berkenan kepada Allah.

Kesabaran dan kasih setia Tuhan memang tak terhingga, tapi bukan untuk dipermainkan dengan hidup tidak taat.
Doaku:
“Tuhan Yesus, ampunilah bila aku sering mempermainkan kasih sayang dan setia-Mu lewat hidup yang melawan kehendak-Mu. Aku mau taat dan mengasihi-Mu. Amin.”

Photo Credit: Flickr.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *