renungan-20-mei-2015-pemuda-pelajar

PEMUDA PELAJAR

Bacaan Alkitab Setahun:
Yohanes 6:45-71
Ayat Emas
Akal budi adalah sumber kehidupan bagi yang mempunyainya, tetapi siksaan bagi orang bodoh ialah kebodohannya.
(Ams. 16:22)

Zaman dulu, bangsa kita sepertinya tenang-tenang saja, saat bangsa Belanda menduduki tanah air hingga lebih dari 3 abad. Baru setelah kelompok pelajar bermunculan, bangsa Indonesia mulai bangkit untuk memerangi penjajah.

106 tahun yang lalu, pada 20 Mei 1908, Dr. Sutomo dan para mahasiswa STOVIA (sekolah untuk pendidikan dokter pribumi di Batavia) mendirikan organisasi Budi Utomo. Organisasi inilah yang menjadi tonggak awal pergerakkan pemuda untuk mencapai kemerdekaan Indonesia.

Pendobrak perubahan untuk perjuangan kemerdekaan adalah kaum muda terpelajar. Pendidikan membuat para pemuda Indonesia bangkit untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik bagi bangsanya. Perjuangan beberapa pemuda terpelajar saja bisa membawa dampak positif kepada seluruh bangsa Indonesia.

Belajar dan memperoleh didikan bisa mengaktifkan akal budi seseorang. Tanpa pendidikan seseorang akan menjadi bodoh dan menderita terus, terbenam dalam kesengsaraan.

Kamu pun harus terus mengaktifkan akal budi kamu, karena itulah yang akan membawa kepada kehidupan yang lebih baik. Jika kamu telah mendapatkan didikan, sudah seharusnya pula kamu belajar untuk berbagi dengan orang lain, agar mereka juga bisa diberkati.

Pengetahuan itu seperti pelita seorang pengembara di tengah malam.
Doaku:
“Tuhan Yesus, berikanlah semangat kepadaku untuk selalu cinta kepada negeri ini dan berusaha menggunakan pikiran yang cerdas, untuk melepaskan bangsa ini dari kesengsaraan. Amin.”

Photo Credit: http://upload.wikimedia.org

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *