renungan-08-mei-2015-ahok-sang-pemberani

AHOK SANG PEMBERANI

Bacaan Alkitab Setahun:
Lukas 24:36-53
Ayat Emas
Tetapi aku tidak menghiraukan nyawaku sedikit pun, asal saja aku dapat mencapai garis akhir dan menyelesaikan pelayanan yang ditugaskan oleh Tuhan Yesus kepadaku
(Kis. 20:24a)

Pada Tahun 2013, Jokowi, Gubernur DKI Jakarta, menyerahkan penanganan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Tanah Abang, kepada wakilnya, Ahok.

Selama beberapa waktu pergantian kepemimpinan gubernur, tidak ada yang berani menyentuh area ini, karena sudah menjadi rahasia umum kalau area ini dikuasai oleh para preman. Tapi Ahok tak gentar untuk memperjuangkan undang-undang dan ketertiban, guna mewujudkan impian menciptakan Jakarta baru.

Para pendemo yang tidak setuju dengan rencana pemindahan PKL mengepung balaikota dan memaksa Ahok untuk meminta maaf. Tapi Ahok tidak merasa takut dan mengatakan siap mati untuk tetap setia melaksanakan undang-undang. Berkat keteguhan hati serta keberanian Ahok, program pemerintah ini bisa berjalan dengan baik.

Sebagai pengikut Kristus yang dipenuhi berkat Tuhan, belum tentu juga lho hidup kita akan tentram selamanya. Ada kalanya keselamatan kita terancam saat ada orang-orang yang merasa dirugikan dengan ketaatan kita.

Pada saat itulah kesetiaan kita akan diuji. Akankah kita lari atau tetap setia membela kebenaran meski dengan nyawa sebagai taruhannya? Ingatlah bahwa tempat paling aman di dunia ini adalah saat kita dekat dengan-Nya.

Setia berada di genggaman tangan-Nya merupakan tempat paling aman di dunia ini.
Doaku:
“Tuhan Yesus, lindungilah aku untuk terus menerus melakukan kehendak-Mu dalam hidupku. Tolong jangan biarkan aku menjadi takut menyatakan kebenaran-Mu meski ada yang menindasku. Amin.”

Photo Credit: http://assets.kompasiana.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *