renungan-03-mei-2015-kuat-dalam-kelemahan

KUAT DALAM KELEMAHAN

Bacaan Alkitab Setahun:
Lukas 22:21-46
Ayat Emas
Imannya tidak menjadi lemah, walaupun ia mengetahui, bahwa tubuhnya sudah sangat lemah,
(Rm. 4:19a)
Bacaan: Roma 4:17-21

Gus Dur adalah mantan Presiden ke-4 Republik Indonesia, yang mempunyai rasa nasionalisme yang tinggi. Ia sangat menghargai perbedaan dan mempunyai cita-cita Indonesia bersatu dan maju.

Di tengah kegigihannya mengapai mimpi itu ternyata Gus Dur bukanlah seorang yang kuat secara fisik. Kekuatan fisiknya terbatas karena stroke serta makin hilangnya daya penglihatannya. Namun begitu semangatnya tetap teguh untuk memimpin bangsa Indonesia menjadi lebih baik.

“Ah, kamu kan pendek, mana bisa main basket?”
“Ah, jarimu kan besar-besar, mana cocok main gitar.”
Olok-olok semacam itu mungkin terus menimpa kamu. Dan jujur saja deh, kamu pasti terpengaruh dan mulai menjadi frustasi dan mencoba mengubur impianmu.

Kerygmers, karya Allah sebenarnya tidak dibatasi oleh keadaan fisik kita. Abraham dipanggil Tuhan untuk melakukan rencana-Nya, saat usianya memasuki masa senja. Meski kekuatan fisiknya semakin melemah, tapi ia tetap teguh dan percaya, bahwa rencana Allah itu pasti akan digenapi bagi kehidupan bangsanya dan juga anak cucunya kelak.

Saat Allah sudah menentukan mimpi-mimpi untuk kamu raih, tetaplah beriman apapun keadaannya. Allah melihat usaha dan motivasi iman dalam hati kamu, bukannya kesempurnaan fisik yang kamu miliki.

Tuhan bisa memakai yang lemah untuk menguatkan.
Doaku:
“Tuhan Yesus, mampukanlah aku untuk mengetahui impian-impian dalam hidupku yang Engkau kehendaki atas hidupku. Kuatkanlah imanku untuk meraihnya. Amin.”

Photo Credit: http://upload.wikimedia.org

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *