renungan-23-april-2015-jangan-seperti-yudas

JANGAN SEPERTI YUDAS

Bacaan Alkitab Setahun:
Lukas 17:20-37
Ayat Emas
“Bukan aku, ya Rabi?” Kata Yesus kepadanya: “Engkau telah mengatakannya.”
(Mat. 26:25b)

Namanya pengkhianat pasti tidak disukai banyak orang. Apalagi yang dikhianati adalah teman-temannya sendiri.

Demi mendapatkan jabatan yang tinggi, Gista mengkhianati teman-temannya. Dia bahkan rela menghancurkan persahabatan mereka, agar tujuannya tercapai. Wah, tentu saja teman-temannya sangat kecewa dengan perbuatannya tersebut.

Kerygmers, mungkin kamu juga pernah memiliki pengalaman dikhianati teman-temanmu. Pasti rasanya sakit dan kesal. Satu hal yang bisa kamu lakukan kemudian adalah mengambil jarak dengannya.

Tuhan Yesus juga pernah mengalami pengkhianatan, dan pelakunya adalah Yudas, salah seorang murid-Nya. Meski mereka telah bersama-sama hampir sekitar tiga tahun, dan saling mengasihi. Tapi ternyata sebuah godaan telah membuat Yudas mengakhiri hubungan tersebut. Yudas menjual Tuhan Yesus kepada para imam Farisi dengan bayaran 30 keping perak.

Kerygmers, jika kamu telah mengaku menerima Tuhan Yesus dalam hidupmu, tapi kehidupanmu masih terjebak dalam dosa, sama artinya kamu menyalibkan Tuhan Yesus untuk kedua kalinya. Mungkin kamu tidak secara langsung menjual Tuhan Yesus, namun perbuatan kamu tersebut dengan sengaja tidak mau menaati-Nya, sama artinya dengan mengkhianati-Nya.

Kerygmers, setiap orang dapat dipercaya dari tutur kata dan perbuatan-Nya dalam hidupnya sehari-hari. Nyatakanlah kasihmu pada Tuhan denagn bersungguh-sungguh dan jangan bertindak seperti Yudas!

Pengkhianat selalu terlihat pada akhirnya.
Doaku:
“Tuhan Yesus, tolong aku untuk mengasihi Engkau dengan sepenuh hatiku. Jangan biarkan aku mengkhianati kasih setia-Mu. Amin.”

Photo Credit: http://genedaustin.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *