renungan-09-april-2015-sudah-dari-dulu

SUDAH DARI DULU

Bacaan Alkitab Setahun:
Lukas 10:1-24
Ayat Emas
Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya.
(Ef. 1: 4)
Bacaan: Efesus 1:3-8

Siapa yang suka pelajaran Sejarah? Ternyata sedikit sekali yang mengatakan “Ya” dan sebagian besar kurang menyukainya.

Padahal ada ungkapan yang cukup terkenal, “Jasmerah” atau jangan sekali-kali melupakan sejarah. Tapi kebanyakan anak mengungkapkan bahwa pelajaran sejarah itu membosankan.

Berbeda dengan Fany, ia sangat menyukai pelajaran sejarah. Ia berpikir bahwa apa yang ada saat ini pasti ada sejarahnya, ada asal mulanya. Oleh karena itu ia sangat tertarik dan tertantang untuk belajar sesuatu. Di sekolahnya pun ia selalu mendapat nilai terbaik dalam pelajaran sejarah.

Saat sekolah Minggu, Fany mendengar Firman bahwa sebenarnya dari dahulu kala Allah telah menetapkan kita menjadi orang-orang kudus. “Wah, ternyata aku juga punya sejarah,” pikir Fany. Ia mempercayai bahwa Allah telah menetapkan sejarah hidupnya untuk menjadi orang-orang yang hidup benar. Seperti ungkapan rasul Paulus pada jemaat di Efesus bahwa sejak mulanya, kita telah dipilih Allah untuk hidup kudus dan tak bercacat di hadapan Tuhan.

Jika demikian, sebenarnya tidak ada alasan bagi kita untuk menolak ketetapan Tuhan ini. Sejarah hidup kita telah ditetapkan Allah menjadi orang-orang yang menyenangkan hati-Nya. Karena itu, marilah kita menjadi history maker atau pembuat sejarah. Ingatlah bahwa sudah dari dulu kita ditetapkan untuk hidup bukan dalam dosa, tetapi dalam kebenaran.

Aku ditetapkan untuk menjadi pelaku kebenaran sejak dahulu kala!
Doaku:
“Tuhan Yesus, terima kasih, untuk pilihanmu dalam hidupku. Ajar aku untuk menjadi yang terbaik bagi kemuliaan nama-Mu. Amin.”

Photo Credit: http://upload.wikimedia.org

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *