renungan-08-april-2015-berani-ambil-resiko

BERANI AMBIL RISIKO

Bacaan Alkitab Setahun:
Lukas 9:37-62
Ayat Emas
“Terpujilah Allahnya Sadrakh, Mesakh dan Abednego! Ia telah mengutus malaikat-Nya dan melepaskan hamba-hamba-Nya, yang telah menaruh percaya kepada-Nya…
(Dan. 3:28a)

Dalam hidup ini terkadang harus memilih. Setiap pilihan pun ada risikonya.
Gilang sedang bingung apakah ia harus memilih mengikuti teman-temannya yang mencontek dan membolos, atau tetap pada pendiriannya untuk belajar dengan bersungguh-sungguh meski terkadang hasil ulangannya juga kurang bagus, yang berarti ia kehilangan teman-temannya.

Kalau kamu pilih yang mana? Kalau tidak ikut teman-teman membolos dan menyontek, pasti Gilang dijauhi teman-temannya. Tapi kalau ikut membolos dan menyontek, itu berarti juga sedang melakukan hal yang salah dan berdosa.
Akhirnya Gilang menetapkan hatinya untuk tidak mengikuti teman-temannya. Ia tidak peduli sekalipun teman-temannya menjauhinya atau mengejeknya, ia berketetapan hati untuk tetap melakukan kebenaran. Itulah yang namanya berani mengambil risiko.

Mengikut Tuhan Yesus juga memiliki banyak risiko, karena di dunia ini penuh dengan dosa. Sama seperti Sadrakh, Mesakh dan Abednego, mereka harus masuk ke dalam perapian yang panas hanya karena tidak mau menyembah patung raja Nebukadnezar. Tapi mereka tidak takut ambil risiko tersebut.

Teruslah berani menyatakan kebenaran. Teruslah belajar menghadapi risiko yang ada, agar kamu juga semakin bertumbuh dalam Tuhan. Percayalah, saat kamu mengambil risiko tersebut Tuhan Yesus juga tidak akan tinggal diam membiarkanmu sendiri. Dia akan senantiasa menopang dan menguatkan kita.

Jangan pernah takut jika kita ada di jalan yang benar.
Doaku:
“Ya, Bapa, sertai aku sepanjang langkahku, sehingga sekalipun aku harus menghadapi risiko yang ada, aku tidak takut. Dalam nama Tuhan Yesus, amin.”

Photo Credit: ss.quotes92 via Compfight cc

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *