renungan-04-april-2015-kasih-Nya-melimpah

KASIH-NYA MELIMPAH

Bacaan Alkitab Setahun:
Lukas 8:1-25
Ayat Emas
namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku.
(Gal. 2:20a)

Seorang ibu adalah wanita termurah hati di dunia. Bagaimana tidak, ia memberikan rahimnya untuk mengandung anak-anaknya. Ia juga yang mempertaruhkan nyawa bagi anak-anaknya saat melahirkan, merawat dan mendidiknya hingga dewasa. Ketika anak-anaknya sudah besar, ada banyak kesalahan yang seringkali mereka lakukan, namun ribuan maaf ia berikan.

Sama halnya dengan Tuhan. Dia juga mau mengampuni manusia meski ada banyak kesalahan yang telah dilakukan. Kasih karunia-Nya melimpah bagi anak-anak-Nya. Tapi ingat, sekalipun Allah akan selalu mengampuni, bukan berarti kita dengan seenaknya berbuat dosa!

Kerygmers, jangan mempermainkan Tuhan. Jika Dia sudah setia mengampuni kesalahan-kesalahan kita, jangan mengulanginya lagi. Bayangkan jika kita hidup di zaman Taurat, mungkin kita sudah lama mendapatkan hukuman.

Nah, sekarang ini kita hidup di zaman anugerah, artinya ada banyak kesempatan untuk mengasihi Tuhan Yesus. Melakukan kebenaran firman-Nya dan hidup dalam kebenaran-Nya. Sekalipun kita masih muda, masih belia, tidak ada salahnya untuk belajar melakukan firman-Nya. Terima dan manfaatkanlah baik-baik kasih karunia Allah yang melimpah atas hidupmu, sehingga nama Tuhan semakin dipermuliakan.

Kasih karunia bukanlah kesempatan hidup dalam dosa, melainkan kesempatan untuk menikmati kasih Allah
Doaku:
“Tuhan Yesus, aku tidak ingin lagi menyia-nyiakan kasih karunia-Mu dalam hidupku. Tolong aku untuk memanfaatkan hari-hariku dengan lebih baik. Amin.”

Photo Credit: http://fc06.deviantart.net

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *