renungan-03-april-2015-malu-maluin

MALU-MALUIN

Bacaan Alkitab Setahun:
Lukas 7:31-50
Ayat Emas
Tetapi kami menolak segala perbuatan tersembunyi yang memalukan; kami tidak berlaku licik dan tidak memalsukan firman Allah.
(2 Kor. 4: 2a)

Suatu hari, Mimi merasa malu saat menghadiri pesta ulang tahun temannya. Acara itu berlangsung di sebuah restoran mahal, teman-teman yang diundang pun mengenakan pakaian yang bagus dan mahal, sedangkan Mimi hanya mengenakan pakaian yang sederhana. Mimi pun tidak mengenakan parfum yang harum semerbak, seperti yang dipakai teman-temanya di pesta itu. “Wah, aku malu-maluin ya,” pikir Mimi.

Kita sering berpikir, bahwa rasa malu itu muncul dikarenakan pakaian kita yang sederhana, sepatu yang sudah butut, atau gaya rambut kita yang hancur. Tapi kita jarang berpikir bahwa rasa malu itu muncul dikarenakan perbuatan kita yang tidak baik.

Kerygmers, pernahkah kamu malu karena kata-kata jorok yang keluar dari mulutmu? Atau saat ketahuan mencontek? Juga pernahkah kamu merasa malu karena tidak mau membantu orang-tua bekerja di rumah? Ooh,… ternyata sangat jarang dari kita yang merasa malu karena pelanggaran-pelanggaran yang kita lakukan. Rasul Paulus menegaskan di dalam suratnya kepada jemaat di Korintus, bahwa melakukan perbuatan dosa itu memalukan!

Jangan lagi malu karena pakaian yang sederhana, kendaraan yang tua, atau rumah kita yang apa adanya. Selama kamu mau melakukan firman Tuhan, tidak ada yang memalukan dari diri kita. Yang malu-maluin adalah pada saat hidup dalam ketidakbenaran!

Perasaan malu itu timbul karena hidup yang tidak sesuai dengan kebenaran firman Tuhan
Doaku:
“Bapa di Surga, ajarkan aku untuk memiliki hidup yang sesuai dengan firman-Mu, agar aku tidak merasa malu kepada orang lain, Amin.”

Photo Credit: http://upload.wikimedia.org

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *