renungan-22-maret-2015-bisa-karena-biasa

BISA KARENA BIASA

Bacaan Alkitab Setahun:
Lukas 1:39-56
Ayat Emas
Sadarlah kembali sebaik-baiknya dan jangan berbuat dosa lagi!
(1 Kor.15:34)

Pergaulan yang buruk merusak kebiasaan yang baik, ini bukan sekadar sebuah pepatah tetapi firman Tuhan.

Seorang anak TK sudah terbiasa mencium tangan orang yang lebih tua darinya saat bersalaman. Tapi semenjak dia bersekolah di sebuah sekolah dasar, kebiasaan itu hilang. Dia tak lagi mau mencium tangan orang yang lebih tua darinya, demikian pula terhadap ortunya. Itu berawal saat ia menyalami gurunya sambil mencium tangannya, tiba-tiba teman-temannya menertawainya. Sejak itu ia merasa malu jika bersalaman sambil mencium tangan.

Nael sebenarnya anak yang baik, tapi sahabat-sahabatnya tidaklah demikian. Mereka mempengaruhi dia untuk melakukan hal-hal yang buruk, yang mereka pikir adalah sesuatu yang hebat. Nael tak lagi bisa membedakan antara hebat dalam arti baik maupun hebat dalam arti melakukan hal-hal yang jahat. Pergaulan yang buruk setiap hari dan sepanjang waktu ini, telah mengubah Nael menjadi seseorang yang berbeda dan buruk.

Kerygmers, kalaupun kamu sudah terlanjur salah melangkah, firman Tuhan hari ini memanggilmu kembali ke pangkuan Bapa, kata-Nya, “Sadarlah kembali sebaik-baiknya dan jangan berbuat dosa lagi!”

Artinya, jangan pernah mengulangi kesalahan yang salah. Ingatlah, pergaulan yang buruk selalu menular jika kita tidak berhati-hati. Segera berbalik pada-Nya dan mohon terang-Nya, agar Dia sendiri yang membimbingmu menjadi lebih baik.

Pergaulan yang buruk merusak kebiasaan yang baik
Doaku:
“Tuhan Yesus, ampuni aku jika selama ini sudah salah melangkah dalam memilih teman. Bawa aku kembali kepada-Mu dan berkatilah aku, amin.”

Photo Credit: http://searchengineland.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *