renungan-14-maret-2015-melanjutkan-hidup

MELANJUTKAN HIDUP

Bacaan Alkitab Setahun:
Markus 14:1-26
Ayat Emas
Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan
(Flp. 1:21)

Ada pepatah yang mengatakan, ”Hiduplah hari ini seolah-olah engkau akan mati esok.” Kerygmers, orang-orang yang ingin sukses dalam hidupnya, tentu senang dengan pepatah tersebut. Mereka akan berusaha melakukan segala sesuatu yang baik, demi masa depan mereka, demi orang-orang yang mereka kasihi dan demi Tuhan yang mereka sembah. Agar saat mereka benar-benar mati, mereka sudah benar-benar melakukan yang terbaik.

Ada juga pepatah yang mengatakan, ”Bersenang-senanglah hari ini, karena besok mungkin engkau tidak ada lagi.” Mereka yang senang dengan pepatah ini adalah orang-orang yang sudah berputus asa dalam hidupnya. Orang yang tidak mau berusaha menjadi lebih baik dari sebelumnya. Kamu mau pilih pepatah yang mana?

Rasul Paulus mempunyai cara pandang yang unik dalam menjalani kehidupannya. Bagi Rasul Paulus, hidup atau mati sama-sama penting.

Lho? Apa alasannya? Bagi Paulus, hidup untuk bersukacita menyaksikan pertumbuhan iman jemaat-jemaat yang dia layani, dan dia rela menderita demi memberitakan Injil.

Masih adakah orang seperti itu, yang bersukacita melihat rang lain bahagia dan sukses, yang rela menderita demi kebenaran? Jujur saja, sulit ditemukan. Kecuali kalau kamu mau meneladani hidup Paulus, hidup untuk melakukan kebaikan dengan kerelaan hati untuk membela kebenaran. Jangan biarkan hidupmu berakhir sia-sia tanpa melakukan sesuatu yang berharga di mata Tuhan.

Kualitas hidup kita di dunia ditentukan oleh kerinduan kita akan Tuhan
Doaku:
“Tuhan Yesus, mampukan aku untuk selalu dapat memperkatakan perkataan kasih, apapun keadaannya. Amin.”

Photo Credit: http://dhhs.ne.gov

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *