renungan-05-februari-2015-hiii-dingin

HIII… DINGIIIN!

Bacaan Alkitab Setahun:
Matius 23:1-22
Ayat Emas
Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin.
(Mat. 24:12)

Kamu pernah berkunjung atau adakah di antara kamu yang tinggal di Jakarta? Suhu udara di Jakarta panas sekali! Kalau kalian habis berjalan-jalan atau melakukan aktivitas di luar dan kemudian masuk kedalam ruangan atau rumah, pasti yang kalian cari adalah remote untuk menyalakan AC atau memasukkan kepala ke dalam kulkas. Hemmm, sejuk… He he he…

Tapi coba deh, saat kamu masuk ke dalam ruangan freezer, yang biasa dipakai untuk menyimpan daging atau makanan beku di restoran, kemudian tutup pintunya. Hiii… DINGIN BANGET! Begitu ke luar, tubuh jadi kaku, bahkan kesemutan. Waduh, ternyata kalau terlalu dingin juga membuat badan terasa sakit! Itu baru badan yang dingin. Gimana kalau “kasih” kita yang jadi beku dan dingin??

Kerygmers, salah satu tanda akhir zaman yang disoroti Tuhan Yesus adalah bahwa kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin. Maksudnya? Yaitu kasih tidak akan lagi menjadi sesuatu yang menenangkan dan nyaman, tapi jadi sesuatu yang palsu, hanya bisa dirasakan di luarnya saja, padahal di dalamnya tidak, suka menusuk dari belakang, egois, durhaka, dan lain-lain.

Hmm, bayangkan jika kasih jadi seperti itu! Pasti banyak hati yang tersakiti karena hal itu. Oleh sebab itu, marilah kita sebagai orang Kristen belajar menebar kasih di tengah dinginnya kasih dunia ini. Tebarkan kasih Kristus yang sejuk, tulus dan murni… Niscaya, kita akan menjadi penebar-penebar kesejukan cinta.

Jika kasih sudah menjadi dingin, itu bukan lagi kasih, tapi kemunafikan. (JL)
Doaku:
“Tuhan Yesus, hindarkan aku dari kasih yang dingin dan penuh kepura-puraan. Biarlah aku terus menebar kesejukan kasih-Mu. Amin.”

Photo Credit: http://deviantart.net

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *