renungan-30-januari-2015-memahami-keluarga

MEMAHAMI KELUARGA

Bacaan Alkitab Setahun:
Matius 20:1–16
Ayat Emas
Bukankah Ia ini tukang kayu, anak Maria, saudara Yakobus, Yoses, Yudas dan Simon? Dan bukankah saudara-saudara-Nya yang perempuan ada bersama kita?” Lalu mereka kecewa dan menolak Dia.
(Mrk. 6:3)

Suatu hari Leni mengeluh pada dirinya sendiri, “Kenapa sih, papa tidak bisa mengerti perasaanku? Terus mama juga cerewet sekali. Setiap pagi aku harus merapikan tempat tidur. Tidak boleh menonton TV terlalu dekat. Tidak boleh main api. Tidak boleh pulang larut malam. Tidak boleh menyeberang sembarangan. Huuu, mama senang mengatur. Kakak laki-lakiku juga sama. Dia suka mengolok-olok dan menggangguku. Kenapa mereka semua seperti itu ya? Hmmm.”

Kerygmers, kalau papa, mama, dan saudara kita punya kelemahan, wajar saja sebab mereka hanya manusia biasa yang tidak sempurna. Dan bukan cuma kamu yang punya anggota keluarga yang tidak sempurna, Tuhan Yesus juga. Selama hidup di dunia, Dia juga punya orangtua dan saudara laki-laki dan perempuan. (Markus 6:3a).

Sebagai manusia yang terbatas, keluarga Tuhan Yesus pasti juga pernah berbuat salah, lalai, lupa, dan seterusnya. Namun Tuhan Yesus tidak mencoba mengendalikan perilaku mereka, ataupun membiarkan kelakuan orang-orang itu mengendalikan sikap-Nya. Ia tidak pula menuntut supaya mereka selalu setuju dengan apa pun yang Dia buat. Dia tidak ngambek saat keluarganya tidak memahami-Nya. Kalau Tuhan Yesus bisa, seharusnya kita juga bisa bukan?

Maafkanlah ketidaksempurnaan orang, sebab kita pun jauh dari sempurna.
Doaku:
“Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk menerima keluargaku apa adanya. Amin.”

Photo Credit: http://www.recoverytexas.org

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *