renungan-29-januari-2015-minta-bantuan-Tuhan

MINTA BANTUAN TUHAN

Bacaan Alkitab Setahun:
Matius 19
Ayat Emas
Bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan, melainkan dengan roh-Ku, firman TUHAN semesta alam.
(Za. 4:6b)

Daniel yang baru berusia dua tahun, sedang bermain puzzle bergambar. Namun ia kesulitan memasangnya. “Ma, tolong aku!” teriaknya. Sementara mama membantu Daniel, Michael kakaknya terlihat murung. “Ada apa, Nak?” tanya mama. “Erik mengajakku main bola,” jawabnya. “Bukannya seharusnya kau senang?” Iya, dulu tapi sekarang tidak.”

“Apa kalian berkelahi?” mama bertanya. “Tidak. Tapi beberapa minggu lalu ia bersikap kurang baik, Ma. Waktu teman-teman menggodaku, Erik juga ikut-ikutan. Aku tahu ia bercanda, tapi aku kesal sekali. Ia memang sudah minta maaf sih, namun entah mengapa aku sulit memaafkannya,” Michael bercerita panjang lebar.

“Kau lihat adikmu,” kata mama. Michael memandang Daniel. “Tadi, saat ia berusaha memasang sendiri gambar puzzelnya, ia mengalami kesulitan. Sampai mama datang dan membantunya. Kamu tahu kenapa kamu tidak bisa memaafkan Erik?” Michael menggeleng. “Karena kamu berusaha dengan kekuatan sendiri. Kamu tidak datang dan minta bantuan Tuhan Yesus.”

Kerygmers, kadang kita pun berusaha mengandalkan kekuatan diri kita sendiri untuk mengatasi kelemahan kita. Mengapa kita tidak minta pertolongan Tuhan? Datanglah pada-Nya, jika tidak, selamanya kita tak akan mampu.

Ketika kita mengerjakan apa yang dapat kita kerjakan, Allah akan mengerjakan apa yang tidak dapat kita kerjakan.
Doaku:
“Tuhan Yesus, tolong aku untuk memberi maaf kepada teman yang bersalah kepadaku. Amin.”

Photo Credit: http://pastorjessen.files.wordpress.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *